SUBANG, TINTAHIJAU.com – Aliansi Penggerak Ekonomi Rakyat (APER) Kabupaten Subang menggelar istighosah dan doa bersama di Jalan Wangsa Gopharana, tepat di depan Masjid Agung Al-Musabaqoh Subang, Jumat (3/7/2026) sore.
Kegiatan yang diikuti ratusan warga itu menjadi ajang penyampaian aspirasi agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlanjut.
Ketua APER Kabupaten Subang, Haris Rismawan, mengatakan program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan relawan, pemasok bahan pangan, hingga pengelola dapur.
“Program ini sangat bermanfaat. Banyak masyarakat kecil yang merasa tertolong. Program ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah karena dampaknya langsung terasa,” ujar Haris.
Menurutnya, ekosistem MBG telah menciptakan peluang kerja baru bagi banyak warga. Karena itu, ia berharap program tersebut terus berjalan agar masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari program tersebut tetap memiliki mata pencaharian.
“Kalau program MBG ini dihentikan, nasib para relawan bagaimana? Mereka bisa menganggur lagi. Padahal, program ini betul-betul menciptakan banyak lapangan pekerjaan baru di masyarakat,” katanya.
Dukungan terhadap keberlanjutan MBG juga disampaikan perwakilan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Cisalak, Wildan Afifah. Ia mengaku merasakan langsung dampak positif program tersebut terhadap semangat belajar dan tingkat kehadiran anak-anak di sekolah.
“Alhamdulillah, kami dari Guru PAUD merasakan manfaat yang sangat luar biasa dari adanya program MBG ini. Yang tadinya anak absensinya bolong-bolong, ketika ada MBG, luar biasa, absennya pada masuk,” tutur Wildan.
Ia menambahkan, menu makanan bergizi yang diberikan juga sesuai dengan kebutuhan dan selera anak-anak sehingga mendukung tumbuh kembang mereka, terutama pada masa emas atau golden age.
Sementara itu, tokoh agama Ustadz Amirudin mengajak masyarakat melihat Program Makan Bergizi Gratis sebagai ikhtiar bersama untuk mencetak generasi yang sehat. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam program tersebut sejalan dengan ajaran Islam tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui konsumsi makanan yang baik dan tidak berlebihan.
“Artinya, kita doakan presiden kita ini lagi menanamkan kesehatan. Kulu wasyrabu wala tusrifu—makanlah dan minumlah yang baik serta jangan berlebihan. Bapak dan Ibu hadir untuk mengukuhkan generasi emas,” ujar Ustadz Amirudin.
Kegiatan istighosah ditutup dengan doa dan zikir bersama yang dipimpin Ustadz Amirudin. Ratusan warga yang hadir memanjatkan doa agar berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis, dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.





