JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Bagi para pencinta fotografi gawai, persaingan ponsel pintar kelas premium tidak lagi sekadar adu cepat memproses aplikasi atau seberapa lama baterai bertahan. Pertarungan sesungguhnya kini ada di belakang lensa. Menjawab tantangan tersebut, Xiaomi bersiap melakukan gebrakan global dengan meluncurkan lini andalan terbarunya, Xiaomi 17 dan kasta tertingginya, Xiaomi 17 Ultra.
Keduanya dijadwalkan meluncur secara global pada 28 Februari 2026 di Barcelona, Spanyol, tepat sebelum pameran teknologi akbar Mobile World Congress (MWC) 2026 bergulir. Pada peluncuran global ini, Xiaomi mengusung tajuk besar “The New Wave of Imagery is Arriving”.
Kemitraan Mendalam: Pendekatan “Strategic Co-creation” Bersama Leica Melihat tren pasar ponsel cerdas (smartphone) di tahun 2026, konsumen kelas premium semakin kritis. Mereka enggan membayar mahal jika kamera ponsel hanya menghasilkan foto yang terlihat seperti editan filter kecerdasan buatan (AI) murahan yang membuat wajah tampak seperti plastik.
Di sinilah letak strategi Xiaomi: mereka tidak hanya menempelkan logo Leica, tetapi menerapkan pendekatan Strategic Co-creation Model. Artinya, insinyur Leica ikut campur sejak tahap awal pembuatan ponsel dari hulu ke hilir, bukan sekadar menyumbang nama di akhir proses. Kerja sama komprehensif ini diklaim menghadirkan estetika warna natural khas Leica, sistem optik presisi, serta teknologi HDR generasi terbaru yang mampu menggabungkan beberapa layer pencahayaan untuk menghasilkan dynamic range yang seimbang di kondisi minim cahaya.
Spesifikasi “Monster” dan Kamera Revolusioner 200MP Berdasarkan informasi dan bocoran terbaru jelang peluncuran, seri Xiaomi 17 didesain sebagai “monster” performa sekaligus kamera profesional dalam genggaman. Dijuluki “Master of Night”, Xiaomi 17 Ultra dibekali sensor utama Leica 1-inci (Light Fusion 1050L) dengan teknologi LOFIC HDR, lensa ultrawide 50MP, serta terobosan kamera periskop telefoto 200MP yang sangat mumpuni untuk zoom tingkat lanjut. Untuk varian Leica Edition, ponsel ini bahkan dikabarkan hadir dengan “Master Zoom Ring” mekanis di modul kameranya untuk kontrol manual layaknya kamera profesional.
Di sektor dapur pacu, baik Xiaomi 17 maupun 17 Ultra ditenagai oleh prosesor paling buas saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan sistem operasi HyperOS 3 berbasis Android 16.
Kenyamanan visual dijamin melalui layar LTPO AMOLED berukuran 6,9 inci (resolusi 2K, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak hingga 3.500 nits) untuk varian Ultra. Adapun untuk menunjang daya, versi global diprediksi membawa baterai berkapasitas 6.330 mAh (Xiaomi 17) dan 6.000 mAh (Xiaomi 17 Ultra) yang didukung oleh teknologi pengisian daya kilat (fast charging) kabel hingga 90W/120W dan nirkabel 50W.
Kabar Gembira untuk Pasar Indonesia Kabar baik bagi konsumen di Tanah Air, ponsel kelas atas ini telah dipastikan akan meramaikan pasar gawai Indonesia tak lama setelah debut globalnya. Sinyal kuat ini terlihat dari lolosnya dua model bernomor seri 2512BPNDAG (diduga Xiaomi 17 Ultra reguler) dan 25128PNA1G (diduga Xiaomi 17 Ultra Leica Edition) pada sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian dengan nilai 37,54 persen sejak akhir Desember 2025 lalu.
Keduanya juga telah mengantongi izin dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Digital pada Januari 2026.
“Bersiaplah untuk melihat lebih dalam, lebih tajam bersama kami. Segera hadir di Indonesia!” cuit akun resmi media sosial Xiaomi Indonesia beberapa waktu lalu, mengonfirmasi desas-desus kehadiran flagship ini.
Menariknya, di tengah lonjakan spesifikasi dan teknologi yang dibawa, rumor kuat menyebutkan bahwa Xiaomi tidak akan menaikkan harga global untuk seri 17 ini dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan perpaduan desain premium, performa ekstrem, dan kamera revolusioner hasil racikan Leica, Xiaomi 17 dan 17 Ultra bersiap menetapkan standar baru untuk smartphone flagship di tahun 2026.





