Megapolitan

Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Keluarkan Tujuh Maklumat Penting untuk WNI

×

Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Keluarkan Tujuh Maklumat Penting untuk WNI

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM — KBRI Riyadh mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya dinamika situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Dalam surat tertanggal 28 Februari 2026 yang ditandatangani Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Dr. Abdul Aziz Ahmad, KBRI meminta seluruh WNI tetap tenang dan tidak panik, namun tetap siaga terhadap perkembangan situasi di lingkungan masing-masing.

“KBRI Riyadh terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas terkait,” demikian pernyataan resmi tersebut.

Tujuh Poin Imbauan KBRI
Dalam keterangannya, KBRI Riyadh menyampaikan sejumlah langkah antisipatif yang perlu diperhatikan WNI, antara lain:

  1. Tetap tenang dan tidak panik, namun meningkatkan kewaspadaan.
  2. Memantau informasi dari sumber resmi dan terpercaya, serta mematuhi arahan otoritas Pemerintah Arab Saudi dan KBRI Riyadh.
  3. Memastikan telah melakukan lapor diri melalui laman resmi Kemlu RI di https://peduliwni.kemlu.go.id/beranda.html⁠�.
  4. Bergabung dalam grup WhatsApp resmi paguyuban WNI di wilayah masing-masing guna memudahkan koordinasi informasi.
  5. Menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan identitas lainnya dalam bentuk fisik maupun digital yang mudah diakses.
  6. Menunda perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah yang berpotensi terdampak eskalasi keamanan, serta menghubungi maskapai bagi yang memiliki rencana penerbangan untuk memastikan jadwal dan status terbaru.
  7. Menghubungi hotline darurat KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990 apabila menghadapi situasi darurat.

KBRI menegaskan akan segera menyamp
aikan informasi lanjutan apabila terdapat perkembangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari WNI di Arab Saudi.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif guna memastikan keselamatan dan perlindungan seluruh WNI di wilayah kerja KBRI Riyadh di tengah situasi kawasan yang dinamis.