Ragam

Ketua Paguyuban Mitra BGN Subang Respons Isu Menu MBG yang Viral di Medsos

×

Ketua Paguyuban Mitra BGN Subang Respons Isu Menu MBG yang Viral di Medsos

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Ketua Paguyuban Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Subang, Aceng Kudus, merespons isu terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak layak dan belum memenuhi standar gizi.

Hal itu disampaikan Aceng di sela kegiatan konsolidasi dan sosialisasi bersama seluruh mitra dapur MBG serta 30 Koordinator Kecamatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Subang yang digelar di kawasan BRIN Subang.

Menanggapi adanya keluhan soal kelayakan menu, Aceng mengakui kemungkinan adanya kekurangan di sejumlah dapur, namun ia menegaskan tidak terjadi secara menyeluruh.

“Ya itu ada, mungkin ada beberapa dapur, tidak mungkin semua dapur. Tapi Insya Allah kita akan membina dapur-dapur yang memang dikatakan belum layak,” ujar Aceng.

Ia menegaskan, pihaknya terus mengingatkan seluruh mitra dapur agar tetap memperhatikan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat, termasuk menyesuaikan antara harga bahan dan kualitas produk yang diberikan.

“Saya juga selalu mengingatkan kepada rekan-rekan bagaimana untuk menciptakan atau memfasilitasi dengan harga yang disesuaikan dengan produk-produk yang dikasihkan kepada pengguna,” katanya.

Selain isu menu, Aceng juga menanggapi persoalan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di masing-masing dapur MBG. Menurutnya, seluruh SPPG pada dasarnya sudah memiliki IPAL, namun aspek kelayakan teknisnya masih perlu pembinaan lebih lanjut.

“Kalau setiap SPPG itu semuanya sudah punya IPAL. Cuma yang jadi permasalahan apakah sudah layak atau tidaknya, itu harus ada pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Karena itu, dalam kegiatan konsolidasi tersebut pihaknya turut mengundang Dinas Lingkungan Hidup untuk memberikan arahan dan pencerahan kepada para mitra dapur terkait standar IPAL yang sesuai ketentuan.

“Makanya dari silaturahmi ini kita undang Dinas Lingkungan Hidup untuk memberikan pencerahan, pengarahan keterkaitan bagaimana posisi IPAL yang baik itu di setiap dapurnya,” ungkapnya.

Melalui konsolidasi dan penguatan pembinaan tersebut, Paguyuban Mitra BGN Subang berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Subang dapat berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas menu maupun aspek lingkungan.