Megapolitan

Sopir dan Kernet Pikap Tewas dalam Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang

×

Sopir dan Kernet Pikap Tewas dalam Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang

Sebarkan artikel ini
Foto: Kondisi mobil pikap usai terlibat kecelakaan maut beruntun di Tol Cipularang. (dok.istimewa)

PURWAKARTA, TINTAHIJAU.com — Kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan terjadi di KM 93 ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (5/3) sekitar pukul 20.15 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan memicu kemacetan sepanjang sekitar tiga kilometer.

Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono mengungkapkan, dua korban tewas merupakan sopir dan kernet mobil pikap yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Jumlah korban 2 meninggal dunia yakni pengemudi dan kernet pikap. Luka berat dan luka ringan masih dalam penanganan,” kata Joko Prihantono dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Polisi mencatat ada 10 kendaraan yang terlibat dalam tabrakan beruntun itu. Kendaraan tersebut terdiri dari truk kontainer, mobil pikap, truk, Toyota Rush, Daihatsu Sigra, tronton boks, Toyota Hiace, Toyota Raize, Mazda Biante, dan Toyota Agya.

Dari hasil keterangan awal, kecelakaan diduga dipicu masalah pada sistem pengereman truk kontainer.

“Diduga kendaraan kontainer nopol B-9367-UEL mengalami masalah pengereman,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan hingga sekitar tiga kilometer, tepatnya dari KM 96 hingga KM 93.

Petugas call center Jasa Marga, Nugroho, menyebutkan proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat masih berlangsung sehingga memicu kepadatan kendaraan di ruas tol tersebut.

“Kondisi di lokasi untuk informasi yang kami terima masih ada sedikit kepadatan dari KM 96-93,” kata Nugroho saat dihubungi sekitar pukul 22.42 WIB.

Ia menambahkan tidak ada penutupan arus lalu lintas di lokasi kejadian. Kemacetan terjadi karena proses evakuasi kendaraan yang masih dilakukan oleh petugas.

“Kondisi normal hanya ada kepadatan karena evakuasi,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah berhasil dipindahkan dari lokasi, namun penanganan masih terus berlangsung.

“Informasi yang kami terima evakuasi sedang dalam evakuasi masih berlangsung, beberapa kendaraan sudah berhasil dievakuasi namun masih dalam penanganan,” katanya.

Seiring proses penanganan di lapangan, pada pukul 20.59 WIB satu lajur tol sudah dapat dilintasi kendaraan. Kemudian pada pukul 21.43 WIB dua lajur kembali dibuka untuk dilalui pengguna jalan.