DEPOK, TINTAHIJAU.com – Penemuan kerangka manusia berjenis kelamin perempuan berinisial DH (56) sukses membuat geger warga kawasan Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Berdasarkan hasil penyelidikan, terungkap bahwa korban tewas akibat dihabisi oleh suami sirinya sendiri yang berinisial AR (44).
Kejadian ini terungkap pertama kali pada hari Sabtu (7/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, anak korban beserta kekasihnya datang ke lokasi kejadian dengan niat awal untuk membersihkan rumah, namun justru menemukan kondisi ibundanya yang sudah tak bernyawa.
Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat memburu pelaku. AR akhirnya berhasil diringkus pada Minggu (8/3) sore, tepatnya pukul 15.30 WIB, di daerah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Faktor Ekonomi dan Rasa Sakit Hati
Tindak pidana ini diyakini berawal dari perselisihan rumah tangga. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, pada Senin (9/3/2026) mengungkapkan bahwa pelaku merasa kesal dan tak terima karena diusir oleh korban lantaran dirinya tidak memiliki pekerjaan tetap.
“Tersangka yang diketahui tidak memiliki pekerjaan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban. Kemudian melakukan tindak pidana pembunuhan,” ujar Kombes Budi Hermanto kepada awak media seperti yang dilansir dari laman detikJabar, dikutip Selasa (10/3/2026).
Lebih lanjut, pihak kepolisian membenarkan bahwa pemicu utama dari aksi keji ini memang bertumpu pada masalah finansial.
“Motif sementara diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” imbuhnya.
Jejak Kekerasan dan Taburan Kopi di TKP
Guna mengungkap detail penyebab kematian DH, jenazah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi. Pihak berwajib mendapati adanya indikasi penganiayaan pada jasad korban, meskipun rinciannya masih dalam tahap pendalaman.
“Ada dugaan kekerasan dalam jasadnya,” ujarnya.
Dugaan mengenai rumah tangga yang tidak harmonis ini juga selaras dengan keterangan dari warga sekitar. Pasangan siri tersebut diketahui sering terlibat adu mulut.
“Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS bahwa antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya,” bebernya.
Dalam proses identifikasi awal di lokasi kejadian, polisi menemukan sebuah fakta yang cukup mengejutkan. Terdapat sisa-sisa kopi yang diduga sengaja ditebarkan oleh pelaku di sekitar jasad korban.
“Hasil pengecekan identifikasi ditemukan taburan bubuk kopi di jenazah korban,” tuturnya.




