Megapolitan

Hujan Deras Picu Longsor di Nagreg, Jalur Bandung-Garut Sempat Lumpuh

×

Hujan Deras Picu Longsor di Nagreg, Jalur Bandung-Garut Sempat Lumpuh

Sebarkan artikel ini
Petugas saat melakukan evakuasi longsor di Jalan Raya Bandung Garut, Kampung Cibajeg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/3/2026). (Foto: Dok Polresta Bandung)

BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Jalur arteri Bandung menuju Garut, tepatnya di Kampung Cibajeg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, sempat mengalami kemacetan total akibat material tanah longsor yang menutup badan jalan pada Sabtu (28/3/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi di tengah suasana arus balik ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari.

Kronologi Kejadian

Wakasat Lantas Polresta Bandung, AKP Agus Budi, menjelaskan bahwa insiden longsor tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Material berupa tanah, bebatuan, dan ranting pohon runtuh dari tebing di sisi jalan dan menutup seluruh akses kendaraan.

“Longsor terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, material dari tebing atas turun ke jalan raya. Material berupa batu dan ranting pohon menutup dua jalur kendaraan,” ujar Agus kepada awak media.

Dampak Lalu Lintas

Akibat tertutupnya badan jalan, arus lalu lintas dari kedua arah—baik yang menuju Garut maupun arah sebaliknya menuju Bandung—sempat terhenti sepenuhnya. Antrean kendaraan dilaporkan mengular, terutama dari arah Kadungora menuju Bandung.

Petugas gabungan yang terdiri dari:

  • Satlantas Polresta Bandung
  • BPBD Kabupaten Bandung
  • Masyarakat setempat

Bahu-membahu melakukan evakuasi material secara cepat agar jalur utama ini dapat kembali dilalui oleh masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

Kondisi Terkini

Setelah dilakukan penanganan intensif, jalur Nagreg kini dipastikan sudah kembali normal. Petugas berhasil menyingkirkan material longsor dan membuka kembali kedua jalur kendaraan.

“Tadi sempat tidak bisa dilalui, tetapi alhamdulillah sekarang sudah mulai normal kembali. Sekarang kedua jalur sudah bisa dilalui,” tambah Agus.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, para pengendara diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Pengguna jalan diminta untuk tetap bersabar, tidak saling mendahului, dan selalu mengikuti instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama.