Megapolitan

DJKA Tambah Armada dan Buka Rute Selatan untuk Program Mudik Motor Gratis 2026

×

DJKA Tambah Armada dan Buka Rute Selatan untuk Program Mudik Motor Gratis 2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) resmi menambah jadwal perjalanan kereta api guna mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan angkutan Lebaran tahun ini.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (LLAKA), Arif Anwar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan mitigasi lonjakan penumpang dengan menambah jumlah sarana, baik untuk Kereta Api (KA) Jarak Jauh maupun KA Perkotaan Regional.

“Tahun ini ada sekitar 60 kereta tambahan untuk antarkota dan dua perjalanan tambahan untuk kereta perkotaan regional,” ungkap Arif dalam Podcast HubTalk, Senin (9/3).

Diskon Tiket dan Perluasan Program Motis

Selain menambah operasional kereta, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket sebesar 30% untuk kereta api kelas ekonomi non-PSO (non-subsidi). Potongan harga ini berlaku untuk sekitar 188 perjalanan kereta per hari dengan periode pembelian tiket mulai 14 hingga 29 Maret 2026.

DJKA juga kembali menyelenggarakan program andalannya, yakni Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis). Program ini bertujuan memfasilitasi masyarakat agar dapat mengirim sepeda motor ke kampung halaman dengan kereta api, sehingga meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas bagi pemudik yang berkendara roda dua jarak jauh.

Tahun ini, kuota Motis yang disediakan mencapai 11.900 unit sepeda motor dan 28.196 penumpang. Berbeda dari tahun sebelumnya, layanan ini kini diperluas.

“Jika tahun lalu hanya ada Jalur Utara dan Tengah, pada Lebaran tahun ini ditambah satu lintasan lagi yaitu Jalur Selatan,” lanjut Arif.

Berikut rincian rute perluasan layanan Motis 2026:

  • Lintas Utara: Jakarta Gudang (motor) – Pasar Senen (penumpang) – Bekasi (penumpang) – Cirebon Prujakan – Pekalongan – Semarang Tawang – Cepu.
  • Lintas Tengah: Jakarta Gudang (motor) – Pasar Senen (penumpang) – Bekasi (penumpang) – Cirebon Prujakan – Purwokerto – Kroya – Kutoarjo – Lempuyangan.
  • Lintas Selatan (Rute Baru): Jakarta Gudang (motor) – Pasar Senen (penumpang) – Bekasi (penumpang) – Kiaracondong – Kroya – Kebumen – Lempuyangan – Purwosari – Madiun.

Tarif Rp1 dan Larangan Motor Listrik

Periode keberangkatan Motis untuk arus mudik dijadwalkan berlangsung pada 13–19 Maret 2026, sedangkan untuk arus balik pada 24–30 Maret 2026.

Masyarakat yang memanfaatkan program Motis akan mendapatkan fasilitas yang sangat meringankan:

  • Setiap pengirim motor berhak membeli dua tiket penumpang dewasa dan satu tiket infant (anak di bawah tiga tahun).
  • Tarif tiket tersebut disubsidi penuh hingga menjadi Rp1 per penumpang.

Bagi masyarakat yang telah terdaftar pada program mudik gratis dari instansi lain, mereka tetap diperbolehkan menitipkan sepeda motornya melalui Motis dengan menunjukkan bukti pendaftaran resmi dan memenuhi syarat dokumen. Namun, DJKA menegaskan bahwa pengiriman motor listrik untuk saat ini belum dapat dilayani karena belum adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait penanganan keamanan baterai kelistrikannya di atas kereta.

Imbauan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Di akhir keterangannya, pihak DJKA mengimbau masyarakat untuk cermat memperhatikan jadwal keberangkatan agar tidak tertinggal, serta membawa barang bawaan secukupnya. Arif juga memberikan peringatan keras terkait keselamatan lalu lintas seiring penambahan jadwal kereta.

“Dengan bertambahnya 62 kereta tambahan, artinya frekuensi kereta akan semakin sering. Tolong teman-teman yang membawa kendaraan dan melintasi perlintasan sebidang, agar dipastikan perlintasannya aman baru lewat. Akhir-akhir ini sering terjadi kecelakaan di perlintasan sebidang, sehingga diperlukan kewaspadaan bersama,” pungkasnya.

Sumber: Kemenhub.go.id