SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Rangkaian kegiatan ASFERA 2026 resmi berakhir melalui closing ceremony bertajuk Konser Amal Palestina bersama Nadhif Basalamah yang digelar di GOR Gotong Royong Subang, Senin (21/4/2026).
Kegiatan ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian ASFERA 2026 yang mengusung tema “The Rise of Unity: Ignite Your Destiny”. Tema tersebut mengajak generasi muda untuk menjadikan persatuan sebagai aksi nyata sekaligus membangun keberanian dalam menentukan masa depan.
Selain itu, tema yang diangkat juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan tidak hadir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dibangun dari keberanian mengambil peran dan tanggung jawab.
Acara penutupan dihadiri Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah TGH Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., Direktur As-Syifa Boarding School Abdurahim Casim, M.Pd., jajaran pengurus yayasan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Subang, civitas akademika, panitia, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Umum ASFERA 2026, Aby Jeymal Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik panitia, peserta, supervisor, guru-guru, serta sponsor yang telah bersama-sama menyukseskan ASFERA 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, TGH Dr. Lalu Agus Pujiartha, M.A., menegaskan bahwa penutupan ASFERA bukan sekadar akhir kegiatan, tetapi bagian dari perjalanan pembelajaran.
“Hari ini bukan sekadar penutupan sebuah rangkaian kegiatan, tetapi perayaan dari proses panjang kerja keras, pengorbanan, dan semangat persatuan yang telah terbangun selama pelaksanaan ASFERA 2026,” ungkapnya.
Ia menilai, ASFERA telah berkembang menjadi kegiatan berskala nasional dan diharapkan ke depan mampu menembus tingkat internasional melalui berbagai kompetisi dan kolaborasi yang lebih luas.
Ia juga mengapresiasi peran aktif para santri dari berbagai kampus As-Syifa Boarding School yang dinilai mampu menjalankan kegiatan secara profesional.
“Mereka tidak hanya peserta didik, tetapi telah bertransformasi menjadi pelaksana kegiatan profesional yang mampu mengelola agenda besar dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan santri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari proses pendidikan nyata yang melatih kemampuan kerja sama, komunikasi, hingga penyelesaian masalah.
Pada momen penutupan, kegiatan juga diisi dengan Konser Amal Palestina sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, panitia berhasil menghimpun donasi sebesar Rp23.400.000 untuk disalurkan kepada masyarakat Palestina.
Penampilan Nadhif Basalamah dalam ASFERA Concert sekaligus menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan dengan menghadirkan suasana kebersamaan dan semangat persatuan.
ASFERA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan hiburan, tetapi juga mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial generasi muda.





