Megapolitan

Gugur dalam Tugas, UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir bagi Kopral Rico Pramudya

×

Gugur dalam Tugas, UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir bagi Kopral Rico Pramudya

Sebarkan artikel ini
Upacara penghormatan Kopral Rico di Beirut, Lebanon, Minggu (26/4/2026). (Sumber: Unifil.unmission.org)

BEIRUT, TINTAHIJAU.com – Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara penghormatan militer bagi Kopral Rico Pramudya, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian. Upacara khidmat tersebut dilangsungkan di Beirut pada Minggu (26/4/2026).

Kopral Rico (31) dinyatakan gugur pada Jumat (24/4/2026) setelah sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis. Ia mengalami luka serius akibat terkena pecahan proyektil dari serangan tank Israel ke wilayah Lebanon beberapa waktu lalu.

Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara, dalam pidatonya menyampaikan duka mendalam sekaligus apresiasi atas pengabdian Kopral Rico. Menurutnya, sang prajurit telah memberikan pengorbanan tertinggi demi stabilitas di Lebanon Selatan.

“Anda datang ke sini, jauh dari rumah, untuk mengabdi di bawah bendera PBB, membawa perdamaian ke tanah ini. Dan di sini, Anda telah memberikan segalanya,” ujar Abagnara sebagaimana dikutip dari laman resmi UNIFIL.

Abagnara juga menegaskan bahwa gugurnya Kopral Rico tidak akan menyurutkan semangat pasukan internasional tersebut. UNIFIL berkomitmen untuk tetap teguh dan bersatu melanjutkan misi sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum.

Penugasan di Lebanon yang dimulai sejak April 2025 ini merupakan misi luar negeri pertama bagi Kopral Rico Pramudya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, terutama seorang istri dan seorang putra yang masih kecil.

Upacara penghormatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya:

  • Dicky Komar, Duta Besar Indonesia untuk Lebanon.
  • Brigadir Jenderal Maroun Azzi, perwakilan Kementerian Pertahanan dan Angkatan Bersenjata Lebanon.
  • Kolonel Allan Surya Lesmana, perwakilan dari kontingen Indonesia di UNIFIL.

Kopral Rico akan dikenang sebagai penjaga perdamaian yang gugur dengan gagah berani saat mengemban mandat internasional di tengah konflik yang memanas di perbatasan Lebanon-Israel.