BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Aroma juara semakin menyengat di Kota Kembang. Persib Bandung kini hanya berjarak tiga pertandingan lagi untuk bisa mengangkat trofi kasta tertinggi sepak bola tanah air, Super League musim 2025/26. Kendati demikian, jalan menuju singgasana tidaklah bertabur bunga; pasukan Bojan Hodak harus melewati hadangan sang rival abadi, Persija Jakarta, dalam duel hidup mati yang akan digelar akhir pekan ini.
Saat ini, Persib berdiri kokoh di puncak klasemen dengan raihan 72 poin dari 31 laga. Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman. Borneo FC Samarinda membayangi di posisi kedua dengan 69 poin dan menyisakan satu tabungan pertandingan melawan Persita Tangerang malam nanti. Jika “Pesut Etam” berhasil mengamankan poin penuh, persaingan akan semakin panas karena kedua tim akan memiliki poin yang identik.
“Tiga pertandingan final lagi. Pekerjaan selesai untuk hari ini, tapi misi kami masih berlanjut. Ada sembilan poin bisa diambil, kita cari semua itu,” ucap Marc Klok, Kapten Persibseperti yang dikutipd ari laman detikJabar, Selasa (5/5/2026).
Tiga lawan terakhir yang harus dihadapi Maung Bandung adalah Persijap Jepara, PSM Makassar, dan yang paling krusial: Persija Jakarta. Pertandingan melawan “Macan Kemayoran” yang dijadwalkan pada Minggu (10/5) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) diprediksi akan menjadi penentu gelar juara.
Berikut adalah Data Klasemen sementara (Per 5 Mei 2026):
- PERSIB BANDUNG: 31 Main, 72 Poin
- BORNEO FC: 30 Main, 69 Poin
- PERSIJA JAKARTA: 31 Main, 65 Poin
Kapten tim, Marc Klok, menegaskan bahwa timnya tidak akan memikirkan hasil tim lain. Fokus utama adalah menyapu bersih kemenangan di tiga laga sisa. “Tiga pertandingan selanjutnya itu penting, mungkin Persija lebih penting karena ada rivalitas yang sangat tinggi. Tapi menurut saya ketiga pertandingan ini sama pentingnya,” ujar Klok dengan nada optimis.
Senada dengan sang kapten, gelandang Thom Haye menyatakan kesiapannya. Baginya, bermain di SUGBK justru memberinya keuntungan psikologis. Pemain naturalisasi asal Belanda ini menganggap stadion berkapasitas 78 ribu penonton tersebut sebagai “rumah kedua” karena merupakan tempat debutnya bersama Timnas Indonesia.
“Mungkin sedikit merasa seperti di rumah. Bagi kami, tidak peduli bermain di mana, kami hanya melakukan persiapan terbaik dan mencoba meraih tiga poin,” tegas Haye.
Manajemen Persib pun berharap dukungan penuh bisa tetap mengalir bagi tim. Meskipun laga di Jakarta akan dipenuhi suporter tuan rumah, mentalitas para pemain yang sudah terbiasa dengan atmosfer internasional di SUGBK menjadi modal berharga bagi Persib untuk tidak gentar. Sembilan poin adalah harga mati demi memastikan trofi Super League mendarat di Bandung.





