SUKABUMI, TINTAHIJAU.com — Pihak manajemen RSUD Palabuhanratu akhirnya angkat bicara guna meluruskan spekulasi mistis terkait video viral berdurasi 22 detik yang memperlihatkan sosok anak kecil berbaju putih di lorong rumah sakit. Unggahan milik pengunjung bernama Neng Uswatun Hasanah tersebut sebelumnya sempat memicu kehebohan dan diserbu ratusan komentar warganet.
Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian, memberikan penjelasan rasional saat ditemui di lokasi kejadian. Berdasarkan analisis manajemen, sosok di akhir video tersebut diduga kuat merupakan anak dari salah satu keluarga penunggu pasien ruang Paviliun yang sedang berjalan-jalan.
“Jadi kalau dilihat, itu rombongan penengok baru datang, baru masuk mungkin ya, dari arah luar menuju ruang perawatan. Apabila dilihat dari lokasi pas munculnya anak kecil yang memakai baju putih itu, dia muncul dari arah selasar Paviliun,” ujar Billy seperti yang dikutip dari laman detikJabar, Selasa (19/5/2026).
Billy memaparkan, dugaan tersebut diperkuat oleh tata letak arsitektur bangunan di titik pengambilan video. Selasar utama beratap kanopi tempat rombongan melintas merupakan jalur yang menghubungkan bagian Farmasi menuju sejumlah ruang perawatan seperti Ruang Pari, Lumba-Lumba, Marlin, hingga ICU. Di area tersebut, terdapat persimpangan yang menyimpang langsung menuju gedung Ruang Paviliun.
Gedung Paviliun sendiri memiliki akses pintu belakang yang terhubung langsung dengan selasar utama tersebut.
“Iya, jadi ruang Paviliun itu mempunyai pintu di belakang, yang arahnya untuk ke selasar utama yang di dalam. Terlihatnya (di video) memang keluar, keluar dari selasar (Paviliun),” tutur Billy sembari menunjukkan titik persimpangan lorong.
“Pintu belakang Paviliun itu untuk mempermudah akses tenaga medis atau keluarga pasien menuju area utama rumah sakit atau ruangan lainnya seperti farmasi,” sambungnya.
Meskipun di dekat persimpangan tersebut terdapat gerbang besi yang mengarah ke luar lingkungan rumah sakit, Billy menegaskan bahwa gerbang tersebut selalu dikunci rapat dan dijaga ketat.
Dengan terbukanya akses dari pintu belakang gedung Paviliun menuju selasar utama, sangat memungkinkan bagi anak dari penunggu pasien untuk melintas di sana. Pihak RSUD Palabuhanratu pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mengaitkan video dokumentasi tersebut dengan hal-hal gaib atau mistis.





