Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Fakultas Teknik/Rekayasa Universitas Majalengka terus mendorong transformasi menuju fakultas berbasis riset guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Dekan Fakultas Teknik, Dony Susandi, mengatakan capaian di bidang pendidikan saat ini telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen dari target. Namun, untuk sektor penelitian dan pengabdian masyarakat masih berada di bawah 60 persen.
“Capaian ini menjadi fondasi untuk terus bertransformasi agar ke depan Fakultas Teknik bisa berbasis riset dan memberikan dampak lebih luas,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan adalah memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Fakultas Teknik UNMA telah menjalin kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) cyber security yang melibatkan dosen, mahasiswa, hingga stakeholder.
Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital dalam pengembangan program digitalisasi di daerah.
Di bidang akademik, fakultas juga mendorong peningkatan publikasi jurnal internasional dengan memberikan pelatihan penulisan dan presentasi berbahasa Inggris kepada dosen. “Tahun 2026 ini, kami mendapatkan tiga program pengabdian dan satu penelitian dari Kementerian Riset dan Pendidikan,” katanya.
Sementara itu, dalam upaya digitalisasi pendidikan, seluruh proses akademik di Fakultas Teknik UNMA kini telah terintegrasi dalam platform digital, mulai dari perkuliahan hingga sistem penilaian.
Di sisi lain, Dony mengungkapkan sistem Open Journal System (OJS) sempat mengalami serangan siber berupa konten judi online. Namun, kejadian tersebut telah ditangani dengan cepat melalui koordinasi bersama BSSN dan Kemenkomdigi.
“Alhamdulillah sudah teratasi. Kami hanya melakukan respons awal, sementara penanganan lanjutan dilakukan oleh pihak terkait,” pungkasnya.





