Megapolitan

Cek Status Desil Secara Mandiri, Masyarakat Dapat Pantau Peluang Penerima Bansos Lewa Ponsel

×

Cek Status Desil Secara Mandiri, Masyarakat Dapat Pantau Peluang Penerima Bansos Lewa Ponsel

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Masyarakat kini dapat mengetahui status tingkat kesejahteraan keluarga secara mandiri melalui pengecekan desil pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Informasi tersebut menjadi salah satu acuan penting untuk mengetahui peluang memperoleh berbagai program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Status desil digunakan dalam pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat dan menjadi dasar dalam penyaluran sejumlah program perlindungan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan pemerintah lainnya.

Dalam sistem DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 kategori kesejahteraan atau desil. Desil 1 menunjukkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Pengecekan status desil kini dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi yang disediakan Kementerian Sosial. Langkah tersebut memberi kemudahan bagi masyarakat untuk memastikan apakah data keluarganya telah tercatat dalam basis data sosial pemerintah.

Secara umum, pembagian desil terdiri atas desil 1 sebagai kelompok masyarakat paling miskin, desil 2 hingga desil 4 yang mencakup kelompok rentan dan berpenghasilan rendah, sementara desil 5 sampai desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih baik.

Untuk melakukan pengecekan, masyarakat cukup menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 16 digit sesuai KTP. Selanjutnya, pengguna memasukkan kode verifikasi yang muncul pada sistem lalu menekan tombol “Cari Data”.

Informasi desil dinilai penting karena dapat membantu masyarakat memahami posisi kesejahteraan keluarganya dalam basis data pemerintah. Selain mengetahui peluang menjadi calon penerima bansos, masyarakat juga dapat memastikan data keluarga telah tercatat dengan benar.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian informasi, masyarakat dapat memanfaatkan fitur usul dan sanggah yang tersedia pada aplikasi Cek Bansos. Melalui mekanisme tersebut, data sosial ekonomi dapat diperbarui agar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

Selain itu, masyarakat juga dapat menggunakan informasi desil untuk memantau status bantuan sosial yang disalurkan pemerintah sehingga proses penyaluran diharapkan menjadi lebih tepat sasaran kepada kelompok yang membutuhkan.