Ragam

Perumda Tirta Rangga Subang Siapkan Strategi Hadapi Ancaman El Nino

×

Perumda Tirta Rangga Subang Siapkan Strategi Hadapi Ancaman El Nino

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang menyatakan kesiapannya menghadapi potensi musim kemarau ekstrem yang dipicu fenomena El Nino.

Langkah antisipasi dilakukan sejak dini untuk memastikan pasokan air bersih bagi pelanggan tetap terjaga meski kondisi cuaca diprediksi semakin menantang dalam beberapa bulan ke depan.

Direktur Teknik Perumda Tirta Rangga Subang, Nana Ruhana, S.T., mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mencegah terjadinya krisis air bersih di wilayah pelayanan Perumda.

“Optimalisasi sumber air dan pemeliharaan berkala jadi benteng utama kami. Kami tidak menunggu krisis datang, semua skenario sudah kami petakan,” ujar Nana Ruhana.

Menurutnya, terdapat empat strategi utama yang telah disiapkan perusahaan. Pertama, mengoptimalkan sumber air baku melalui rekayasa teknis, pembangunan bendungan darurat di wilayah Kalijati, serta pemeliharaan rutin pada fasilitas produksi dan distribusi air. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan debit air selama musim kemarau berlangsung.

Kedua, Perumda Tirta Rangga menyiapkan sumber air alternatif dengan mengoptimalkan jaringan interkoneksi antarwilayah. Skema tersebut memungkinkan suplai air dialihkan dari sumber lain apabila terjadi penurunan debit pada sumber utama.

Ketiga, percepatan perbaikan jaringan dan fasilitas dilakukan dengan meningkatkan pengawasan teknis guna meminimalkan kebocoran pipa maupun gangguan distribusi lainnya.

Sementara itu, sebagai langkah terakhir apabila kemarau berlangsung sangat ekstrem, Perumda menyiapkan skema distribusi air secara bergilir. Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh pelanggan tetap memperoleh akses air bersih secara merata.

Selain memperkuat kesiapsiagaan internal, Perumda Tirta Rangga Subang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketersediaan air dengan membiasakan penggunaan air secara hemat, bijak, dan efektif dalam kehidupan sehari-hari. Upaya bersama antara perusahaan dan pelanggan dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketahanan air bersih selama menghadapi musim kemarau.