SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Subang menggelar konsolidasi perdana kepengurusan masa bakti 2026–2031 di Pondok Pesantren Raudlatul Hasanah, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun strategi menghadapi agenda politik ke depan.
Ketua DPC PPP Kabupaten Subang, Ahmad Buhori, mengatakan konsolidasi merupakan bagian dari upaya memperkuat mesin partai agar kembali memiliki kekuatan politik yang lebih besar di Kabupaten Subang.
“Kepengurusan ini dibentuk dari semangat untuk mengembalikan Partai Persatuan Pembangunan ke kursi parlemen,” ujar Buhori.
Ia optimistis komposisi kepengurusan yang baru mampu mendongkrak perolehan suara PPP pada Pemilu mendatang. Target yang dipasang pun cukup ambisius, yakni membentuk satu fraksi utuh di DPRD Kabupaten Subang.
“Targetnya menjadi satu fraksi, tidak hanya satu kursi seperti saat ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Syariah DPC PPP Kabupaten Subang, KH Abdul Mu’min, mengingatkan seluruh pengurus dan kader agar menjalankan kerja-kerja politik secara cerdas dan terukur.
“Kita ini partai besar, partai tertua, dan satu-satunya partai yang berazaskan Islam. Karena itu, dalam melakukan kerja-kerja politik harus dilakukan dengan cerdas,” ujar ulama yang akrab disapa Abah Maung.
Menurutnya, kehadiran kader PPP di lembaga legislatif maupun eksekutif menjadi faktor penting untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Jangan sampai tidak ada, harus masuk ke sistem agar masyarakat bisa sejahtera,” katanya.
Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Subang periode 2026–2031 dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Nomor 0406/SK/DPP/C/VI/2026.
Struktur pengurus harian terdiri atas 25 orang dengan Ahmad Buhori sebagai Ketua, Hamjah sebagai Sekretaris, dan Tatang Suryana sebagai Bendahara.
Melalui kepengurusan baru tersebut, PPP Subang berharap dapat memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput dan meningkatkan elektabilitas partai pada kontestasi politik mendatang.





