SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Keluhan warga terkait polusi asap yang menyelimuti Subang Kota pada malam hingga pagi hari terus bermunculan. Setelah sebelumnya banyak warga mengeluhkan bau asap pembakaran yang mengganggu kesehatan, kini warganet mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang segera mengambil langkah nyata untuk mengungkap sumber asap tersebut.
Desakan itu terlihat dari berbagai komentar yang membanjiri unggahan @tintahijaucom mengenai fenomena asap yang dalam beberapa hari terakhir menyelimuti sejumlah wilayah di Subang Kota.
Salah satunya disampaikan akun Marcossyeh yang mengaku bau asap seperti pembakaran sampah sudah menjadi kondisi yang hampir terjadi setiap malam.
“Ya setiap malam asap seperti bau bakar sampah selalu ada kang. Tolong untuk pemerintah daerah khusus di bidangnya harap cepat ditindak polusi asap setiap malam karena sangat mengganggu kesehatan. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” tulisnya.
Komentar tersebut memperkuat banyaknya laporan warga yang sebelumnya masuk melalui rubrik Lapor Minjau!. Warga mengaku bau asap tercium di sejumlah kawasan seperti BTN, Alun-alun Subang, Panglejar, Soklat, Cimerta, Tambakan, Ranggawulung hingga Jalan Otto Iskandardinata.
Tak sedikit warga yang awalnya mengira kepulan putih pada pagi hari merupakan kabut. Namun setelah berada di luar rumah, mereka menyadari udara dipenuhi asap dengan aroma pembakaran yang menyengat.
Sejumlah warga juga mengaku mengalami dampak kesehatan, mulai dari batuk, tenggorokan terasa perih, hingga sesak napas. Bahkan, ada warga yang menyebut anggota keluarganya yang memiliki riwayat asma mengalami kekambuhan diduga akibat paparan asap.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai sumber pasti polusi asap tersebut. Meski demikian, sebagian warga menduga asap berasal dari aktivitas pembakaran atau kebakaran sampah di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Dugaan itu masih menunggu hasil penelusuran dari instansi terkait.
Warganet berharap Pemkab Subang tidak hanya menelusuri asal-usul asap, tetapi juga segera mengambil langkah penanganan agar kualitas udara kembali membaik. Mereka meminta pemerintah menyampaikan hasil investigasi secara terbuka sehingga masyarakat mendapatkan kepastian mengenai penyebab polusi yang dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan jika terus berlangsung.
Fenomena ini pun menjadi perhatian publik karena terjadi berulang setiap malam dan telah dikeluhkan oleh banyak warga dari berbagai wilayah di Subang Kota. Masyarakat berharap penanganan dapat dilakukan secepat mungkin agar polusi asap tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas maupun kesehatan warga





