SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Misteri polusi asap yang menyelimuti Subang Kota pada malam hingga pagi hari mulai menemukan titik terang. Setelah ramai dikeluhkan warga dan menjadi perbincangan di media sosial, Camat Subang Sumardi menduga sumber asap berasal dari kawasan eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Panembong.
Sumardi mengatakan, pada Senin (13/7/2026) malam dirinya telah mendatangi lokasi yang diduga menjadi sumber asap. Ia juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Subang.
“Sepertinya dari Panembong. Tadi ke sana dan telepon Damkar, tapi belum tahu kalau ada sumber asap lain,” kata Sumardi kepada TINTAHIJAU.COM, Senin (13/7/2026) malam.
Menurutnya, pada siang hari ia kembali meninjau lokasi. Saat itu sedang dilakukan pekerjaan pengaspalan (hotmix) di jalan akses menuju eks TPA Panembong sehingga mobil pemadam belum bisa langsung masuk ke lokasi.
“Tadi siang saya ke lokasi, kebetulan sedang ada hotmix jalan akses ke eks TPA Panembong. Tadi mobil Damkar juga mau ke lokasi, cuma khawatir jalan yang baru selesai dihotmix rusak lagi,” ujarnya.
Meski demikian, Sumardi memastikan laporan mengenai kondisi tersebut telah diteruskan kepada pimpinan daerah dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Subang agar segera ditindaklanjuti.
“Malam ini saya sudah lapor ke pimpinan dan Pak Kasatpol PP Damkar,” katanya.
Sebelumnya, warga dari berbagai wilayah di Subang Kota mengeluhkan bau asap pembakaran yang muncul hampir setiap malam hingga pagi hari. Asap dilaporkan tercium di kawasan BTN, Alun-alun Subang, Panglejar, Soklat, Cimerta, Tambakan, Ranggawulung hingga Jalan Otto Iskandardinata.
Keluhan tersebut ramai disampaikan melalui rubrik Lapor Minjau! di akun Instagram @tintahijaucom. Sejumlah warga mengaku mengalami batuk, tenggorokan terasa perih hingga sesak napas. Bahkan, warga yang memiliki riwayat asma mengaku penyakitnya kambuh akibat paparan asap.
Desakan agar pemerintah segera bertindak juga disampaikan warganet. Salah satunya akun Marcossyeh yang meminta pemerintah segera menangani persoalan polusi asap yang dinilai mengganggu kesehatan masyarakat.
“Ya setiap malam asap seperti bau bakar sampah selalu ada. Tolong pemerintah daerah, khusus di bidangnya, harap cepat ditindak. Polusi asap setiap malam sangat mengganggu kesehatan,” tulisnya.
Meski Camat Subang menduga sumber asap berasal dari eks TPA Panembong, penyebab pasti munculnya asap masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut dari instansi terkait. Pemerintah diharapkan segera melakukan penanganan agar kualitas udara di Subang Kota kembali normal dan tidak terus berdampak pada kesehatan masyarakat.





