Megapolitan

Pemerintah Rusia Masukkan Pecatur Garry Kasparov dalam Daftar Teroris dan Ekstremis

×

Pemerintah Rusia Masukkan Pecatur Garry Kasparov dalam Daftar Teroris dan Ekstremis

Sebarkan artikel ini
Garry Kasparov during day two of Collision 2022 at Enercare Centre in Toronto, Canada. (Carlos Osorio/Sportsfile for Collision via Getty Images)

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Pemerintah Rusia baru-baru ini memasukkan mantan juara dunia catur, Grandmaster (GM) Garry Kasparov, ke dalam daftar teroris dan ekstremis. Keputusan ini diambil oleh Kementerian Kehakiman Rusia, yang menambahkan tanda bintang di belakang nama Kasparov, menandakan bahwa kasus pidana telah dibuka terhadapnya.

Menurut Meduza, portal berita independen Rusia, tanda bintang tersebut menunjukkan adanya kasus pidana yang sedang diselidiki terhadap Kasparov. Kabar ini juga disampaikan oleh agensi berita milik negara Rusia, Tass, yang mengklaim bahwa Kementerian Dalam Negeri menemukan “tanda-tanda kejahatan” dalam penyelidikan terhadap Kasparov dan organisasinya.

Namun, Meduza mencatat bahwa Komite Investigasi Rusia tidak secara resmi mengumumkan inisiasi kasus terhadap Kasparov. Reaksi ini menjadi sorotan karena seolah-olah menciptakan ketidakpastian terkait status hukum mantan juara dunia catur tersebut.

Menyikapi namanya yang masuk dalam daftar teroris dan ekstremis, Kasparov memberikan tanggapannya melalui unggahan di media sosial. Ia menggambarkan pengakuan tersebut sebagai “sebuah kehormatan,” sambil menyatakan bahwa hal ini lebih mencerminkan tentang rezim fasis Putin daripada dirinya sendiri.

“Sebuah kehormatan yang lebih banyak menceritakan tentang rezim fasis Putin daripada tentang saya. Seperti yang dikatakan Goldwater, ekstremisme dalam pembelaan kebebasan bukanlah sebuah kejahatan dan moderasi dalam pengejaran keadilan bukanlah sebuah kebajikan! Tetapi semua oposisi, atau sekadar kesopanan, harus disebut sebagai ekstremis oleh kediktatoran,” tulisnya.

“Sebagai quid pro quo, hari ini akan menjadi hari yang baik untuk menambahkan Rusia, Putin, dan semua kroninya ke dalam daftar sponsor negara teroris,” tambahnya.

Sebagaimana dilaporkan oleh Chess.com, GM Garry Kasparov telah lama menjadi kritikus vokal Vladimir Putin dan rezimnya. Pada tahun 2013, Kasparov meninggalkan Rusia karena takut akan penindasan atas protesnya. Pada tahun 2012, dia bahkan ditangkap di luar pengadilan Moskow dan dilaporkan menjadi korban brutalitas polisi.

Pada tahun 2016, Kasparov mendirikan “Forum Rusia Bebas” di Vilnius, Lithuania, yang menjadi wadah bagi tokoh oposisi Rusia untuk menyuarakan pendapat mereka. Organisasi ini secara teratur mengadakan konferensi anti-perang dan, setelah invasi Rusia ke Ukraina, mendorong pengakuan global terhadap pemimpin Rusia sebagai penjahat perang.

Kasparov telah diberi status “agen asing” oleh pemerintah Rusia sejak tahun 2022. Status ini diberikan kepada individu atau entitas yang menerima pendanaan untuk aktivitas yang dianggap “bertentangan dengan kepentingan nasional Federasi Rusia.”

Meskipun pensiun dari dunia catur pada tahun 2005, Kasparov masih terlibat dalam politik dan aktivisme. Dia menjadi pendiri Yayasan Catur Kasparov, sebuah organisasi pendidikan nirlaba yang tetap terlibat dalam pengembangan catur.

Selain itu, Kasparov menjadi penasihat dan komentator selama Tur Catur Besar, serta kadang-kadang muncul sebagai pemain dan komentator dalam turnamen Chess960 dan blitz di St. Louis. Saat ini, Kasparov tinggal di Amerika Serikat dan memiliki paspor Kroasia.

Sumber: News24.com