Pemerintahan

Sambut PSN dan Kawasan Industri, Pj Bupati Subang Ajak Siswa Siap Hadapi Perubahan

×

Sambut PSN dan Kawasan Industri, Pj Bupati Subang Ajak Siswa Siap Hadapi Perubahan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHJAU.COM- Penjabat Bupati Subang, Imran, hadir dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Lapang SMA N 1 Subang, Kamis (03/10/2024).

Imran menuturkan saat inj Kabupaten Subang tengah mengalami transformasi menuju kemajuan dengan hadirnya berbagai Proyek Strategi Nasional atau PSN dan kawasan industri. Namun, Dr. Imran kembali mengingatkan perubahan dan kemajuan Subang tidak akan memberi manfaat bagi masyarakat Subang tanpa persiapan.

“Subang saat ini luar biasa perkembangannya tapi kita tetap harus hati-hati. Kalian harus bersiap menghadapi perubahan ini. Kalau kira tidak manfaatkan momentum ini dengan baik, tidak ada gunanya kemajuan yang ada di Subang,” kata Imran

Dr. Imran mengungkapkan dirinya bermimpi agar di masa mendatang anak-anak Subang tidak hanya menjadi pekerja tetapi mampu menjadi motor penggerak kemajuan Subang.

“Saya harap anak-anak Subang tidak hanya jadi pekerja, tapi harus ada di jajaran direksi bahkan pemilik perusahaan. Itu semua hanya bisa dicapai dengan kerja keras dan belajar,” imbuhnya

Imran mengajak seluruh pihak untuk berani menjadi agen perubahan agar Kabupaten Subang dikenal sebagai daerah yang maju dan tidak tertinggal.

“Kita harus ubah wajah dan image yang disematkan kepada Subang selama ini,” imbuh Imran.

Dengan proyeksi Indonesia Emas 2045 Dr. Imran mengingatkan impian itu hanya bisa terwujud dengan kerja keras semua pihak mulai dari Pemerintah, masyarakat, hingga para pelajar agar memepersiapkan diri dengan baik. Imran menekankan tanpa persiapan yang baik, seluruh potensi Indonesia akan terbuang sia-sia.

“Tantangan kita adalah kita punya angkatan kerja yang besar dengan bonus demografi, potensi SDA yang luar biasa yang bahkan bisa dibilang sangat lengkap, dan Indonesia adalah tempat pertumbuhan lalu lintas dunia. Posisi kita secara geografis itu sangat strategis,” katanya

Imran juga mengingatkan masa depan Indonesia ada di tangan pemuda pemudi yang saat ini masih berstatus sebagai pelajar. Di tangan pemuda lah arah Indonesia akan ditentukan.

“Ke depan anda semua yang berumur 40 tahun ke bawah punya tanggung jawab yamg besar untuk mengarahkan kapal besar bernama Indonesia ini. Apakah masih akan terus berlayar atau akan anda tenggelamkan?,” tegasnya