Pemerintahan

Bupati Reynaldi Paparkan RPJMD Subang Fokus Tuntaskan Infrastruktur, Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

×

Bupati Reynaldi Paparkan RPJMD Subang Fokus Tuntaskan Infrastruktur, Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Pemerintah Kabupaten Subang terus menunjukkan komitmennya dalam merancang arah pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal ini tercermin dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menjadi landasan strategis pembangunan Kabupaten Subang untuk periode 2025–2026 dan seterusnya.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Subang, Senin (30/6/2025), Bupati Subang H. Reynaldy Putra menegaskan bahwa RPJMD kali ini difokuskan pada tiga prioritas utama: penyelesaian infrastruktur, penurunan angka kemiskinan, dan pengurangan tingkat pengangguran.

“RPJMD bukan sekadar rencana, tapi komitmen kita bersama untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Kita ingin hadir dengan solusi konkret, bukan janji,” tegas Bupati Reynaldy usai rapat paripurna.

Salah satu program strategis yang akan digarap serius adalah penyelesaian infrastruktur secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Subang. Bupati menegaskan, percepatan pembangunan jalan, jembatan, saluran irigasi, serta fasilitas umum lainnya akan menjadi prioritas utama dalam dua tahun mendatang.

“Infrastruktur adalah fondasi utama pergerakan ekonomi. Kalau akses warga lancar, aktivitas ekonomi juga akan tumbuh. Kita ingin pastikan konektivitas antardesa, kecamatan, hingga kawasan industri bisa berjalan optimal,” jelasnya.

Selain jalan dan sarana umum, pembangunan Rumah Sakit di wilayah Pantura Subang juga masuk dalam prioritas pembangunan jangka menengah. Fasilitas ini ditargetkan rampung pada tahun 2028 dan diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat di wilayah utara Subang yang selama ini masih kesulitan mengakses layanan kesehatan berkualitas.

Dalam RPJMD, pemerintah juga menaruh perhatian serius terhadap penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan Kabupaten Subang tercatat menurun sebesar 0,20 persen pada tahun 2024. Capaian ini dinilai positif, namun Bupati Reynaldy menekankan pentingnya konsistensi agar dampaknya lebih merata.

“Kemiskinan tidak cukup hanya ditekan dengan bantuan. Kita akan perkuat pemberdayaan ekonomi lokal, termasuk UMKM, petani, dan nelayan, agar mereka bisa mandiri secara ekonomi,” tuturnya.

Tantangan lainnya yang ingin dijawab pemerintah adalah persoalan pengangguran. Subang sebagai daerah strategis dengan pertumbuhan kawasan industri, memiliki potensi besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Menurut Bupati, peluang industrialisasi ini akan dioptimalkan untuk membuka lapangan kerja baru bagi warga Subang.

“Dengan berkembangnya kawasan industri dan hadirnya pabrik-pabrik baru, Subang harus bisa menjadi rumah bagi tenaga kerja lokal. Ini akan menjadi kunci pengurangan angka pengangguran kita,” ujar Bupati Reynaldy.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan-lahan tidur, termasuk aset milik PTPN. Pemerintah mendorong agar pengelolaan lahan tersebut tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, melainkan dikelola secara produktif oleh masyarakat luas.

“Kita ingin tanah-tanah PTPN bisa diakses masyarakat melalui skema yang adil. Jangan sampai lahan seluas itu tidak berdampak bagi kesejahteraan warga sekitar,” tegasnya.

Langkah-langkah strategis yang dituangkan dalam RPJMD ini pun mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat. Kehadiran langsung Bupati dalam rapat paripurna dianggap sebagai sinyal positif bahwa pemerintah daerah serius dalam memastikan RPJMD bukan sekadar dokumen, tetapi instrumen perubahan nyata.

Warga menilai, kepemimpinan Bupati Reynaldy saat ini sedang memantik optimisme baru, terutama dalam menjawab isu-isu mendasar seperti infrastruktur, kesehatan, dan kesempatan kerja.

“Yang kita inginkan sederhana, pembangunan yang merata dan peluang kerja terbuka. Kalau RPJMD ini bisa diwujudkan, kami sebagai masyarakat tentu sangat mendukung,” ujar seorang warga Dadang

Bupati Reynaldy berharap seluruh elemen pemerintah, DPRD, serta masyarakat dapat bersinergi dalam menyukseskan arah pembangunan yang telah ditetapkan. Ia menegaskan, RPJMD ini bukan milik kepala daerah semata, tetapi milik seluruh warga Subang.

“RPJMD ini adalah arah kita bersama menuju Subang yang lebih maju. Dengan akses yang lebih mudah, pelayanan publik yang merata, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat, kita bisa membuktikan bahwa perubahan itu mungkin dan bisa dirasakan nyata,” pungkasnya.