JEDDAH, TINTAHIJAU.com — Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa seluruh permintaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah dipenuhi oleh Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS), dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Al-Salam, Jeddah, Rabu (2/7).
Salah satu poin penting dalam pembahasan tersebut adalah rencana pembangunan kawasan permukiman khusus bagi jemaah haji Indonesia di Mekkah. Permintaan ini mendapat respons positif dari pihak Kerajaan Arab Saudi.
“Kita dengarkan bersama bahwa semua permintaan Bapak Presiden kita itu dipenuhi oleh Arab Saudi, antara lain adalah perumahan haji,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada wartawan, Kamis, saat mendampingi Presiden dalam lawatan kenegaraan di Jeddah.
Lebih lanjut, Nasaruddin menyebut Presiden Prabowo juga membahas kenyamanan pelaksanaan ibadah haji di masa mendatang. “Masalah bagaimana membikin haji ke depan itu lebih nyaman, itu juga dibicarakan secara serius,” ujarnya.
Dalam suasana penuh keakraban, Presiden Prabowo juga menyinggung tingginya jumlah jemaah haji asal Indonesia dan risiko kematian yang mencapai 14 persen. Menurut Nasaruddin, Presiden bahkan menyampaikan hal tersebut dengan nada santai yang disambut tawa oleh Pangeran MBS.
“Disampaikan oleh Bapak Presiden, dan Pangeran ketawa juga kan, bahwa memang banyak orang Indonesia itu ingin memilih meninggal di Arab Saudi,” cerita Nasaruddin.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Pangeran MBS dilakukan dalam tiga sesi, yaitu pertemuan terbuka yang dihadiri para menteri, pertemuan terbatas, dan sesi makan bersama. Ketiganya berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan membahas berbagai topik penting terkait hubungan bilateral.
Presiden Prabowo merampungkan kunjungan kenegaraannya di Arab Saudi pada Rabu malam. Pada Kamis dini hari, Presiden melanjutkan lawatan luar negerinya ke negara tujuan berikutnya.




