Entertainmen

Heidi Klum Menjelma Jadi Patung Marmer Hidup di Met Gala

×

Heidi Klum Menjelma Jadi Patung Marmer Hidup di Met Gala

Sebarkan artikel ini
Cindy Ord/MG26/Getty Images for The Met Museum/Vogue

NEW YORK, TINTAHIJAU.com – Terlepas dari apakah Anda menyukai atau membenci penampilan Heidi Klum di Met Gala, ia setidaknya tampil sangat memukau layaknya sebuah mahakarya. Model sekaligus pembawa acara “Project Runway” yang juga dikenal sebagai “Ratu Halloween” ini memang tersohor akan totalitasnya dalam berkostum. Kali ini, ia hadir di Met Gala menyerupai patung Romawi—sebuah interpretasi pribadinya atas tema malam itu, “Fashion Is Art”.

Penampilannya terinspirasi dari patung marmer abad ke-19 bertajuk “Veiled Vestal” karya Raffaele Monti. Klum bekerja sama dengan kolaborator lamanya, Mike Marino—sosok kreatif di balik berbagai kostum Halloween miliknya sekaligus penata rias nomine Oscar—untuk meniru persis detail lipatan kain pada material marmer tersebut.

Ilusi yang diciptakan sangat meyakinkan. Meski Klum tampak kaku dan tak bisa bergerak, busana tersebut sebenarnya terbuat dari busa lateks yang lembut. “Desain ini memungkinkan pergerakan yang jauh lebih lewes daripada kelihatannya, sehingga saya bisa makan dan menggunakan tangan dengan cukup nyaman,” ungkap Klum melalui surel kepada The New York Times.

Heidi Klum hadir di acara Met Gala dengan berpakaian mirip patung | Foto: Nina Westervelt /The New York Times

Klum menambahkan bahwa kostum tersebut cukup realistis untuk menjahili para tamu di dalam museum. “Saya akan berdiri diam mematung saat para tamu lewat, hingga mereka yakin saya adalah bagian dari dekorasi. Lalu, ketika saya bergerak, mereka akan sangat terkejut.”

Namun, ia mengakui bahwa proses melepas seluruh riasan di akhir acara cukup melelahkan. Bahkan, ia masih menemukan sisa-sisa riasan di lengannya pagi ini, “meskipun sudah mandi dua kali.”

Bagi Marino, ini adalah proyek impian. “Saya selalu mengagumi Michelangelo, Bernini, dan para seniman masa lalu,” ujarnya dalam wawancara hari Selasa. “Saya memuja mereka sejak kecil dan mempelajari karya-karya mereka. Bisa melakukan ini adalah sebuah penghormatan bagi idola saya.”

Model asal Jerman, Heidi Klum, tiba di acara Met Gala 2026 yang merayakan tema “Costume Art” di Metropolitan Museum of Art, New York, pada hari Senin. Gambar di sebelahnya menunjukkan karya orisinal “Veiled Lady” milik Raffaelo Monti yang berada di Minneapolis Institute of Art – Getty Images dan Alex V. Cipolle | MPR News

Berikut adalah cuplikan wawancara dengan Mike Marino mengenai proses pembuatannya:

Kapan Anda mulai merencanakan penampilan ini bersama Heidi? Sepertinya sejak Februari. Butuh waktu berbulan-bulan untuk membangun hal seperti ini—untuk Halloween saja biasanya kami butuh enam bulan. Jadi, ini termasuk jangka waktu yang singkat, padahal tingkat kerumitannya setara atau bahkan lebih sulit daripada kostum Halloween mana pun.

Bagaimana sebenarnya Anda menciptakan ilusi marmer tersebut? Banyak hal yang kami lakukan adalah “sihir”. Bahannya adalah busa lateks—itu lateks biasa, tapi dikocok dengan mikser khusus hingga mengembang seperti krim kocok. Kemudian kami menyuntikkannya ke dalam cetakan seluruh tubuh Heidi, lalu dipanggang dalam oven khusus dengan suhu tertentu.

Setelah kami mendapatkan material yang empuk dan ringan ini, barulah pengerjaan ahli dimulai. Kami mengecat seluruh desain agar terlihat seperti marmer, mulai dari guratan urat, retakan, hingga bintik-bintik kecilnya. Kami juga menyemprotkan cairan iridesen khusus untuk mendapatkan kualitas pantulan cahaya khas marmer, serta pelapis mengkilap yang fleksibel agar material tersebut tampak keras.

Jadi, kerudung yang tampak menjuntai itu adalah satu kesatuan lateks yang dicetak? Sebagian besar adalah bodysuit yang kami desain sesuai bentuk tubuhnya, dengan ritsleting dan pengait yang tersembunyi di balik lipatan kain. Kami membuat lengan baju secara terpisah. Bagian wajah adalah potongan terpisah yang dilem ke setelan dan ke wajahnya. Bagian tangan juga terpisah.

Oh, saya kira tangannya hanya dicat agar terlihat seperti marmer. Bagian telapak tangan memang dicat, tetapi bagian punggung tangan dibuat halus, persis seperti tangan patung marmer—sangat mulus dengan lesung pipit spesifik pada buku jari. Jari-jarinya pun dibuat polos tanpa garis-garis kulit.

Berapa lama ia harus duduk di kursi rias untuk semua ini? Sekitar empat sampai lima jam.

Bagi Heidi itu bukan masalah besar, bukan? Mengingat ia pernah duduk selama delapan jam untuk kostum Halloween terakhirnya. Oh, tentu. Lima jam adalah hal yang mudah baginya sekarang. Dia sudah sangat profesional dalam hal ini.

Sumber: NYTimes