SUBANG, TINTAHIJAU.com – Rasa takut menjelang khitan adalah hal yang wajar dialami banyak anak.
Mereka biasanya membayangkan rasa sakit atau merasa cemas karena mendengar cerita dari teman.
Namun, dengan pendekatan yang tepat, orang tua bisa membantu anak menjadi lebih tenang dan berani menghadapi momen penting ini.
Berikut beberapa tips sederhana yang bisa dicoba:
1. Jelaskan dengan Bahasa yang Mudah Dipahami
Sampaikan bahwa khitan adalah proses yang bertujuan menjaga kebersihan dan kesehatan. Hindari menakut-nakuti atau memberikan informasi yang berlebihan.
2. Jangan Menakut-nakuti Anak
Kalimat seperti “kalau tidak khitan nanti sakit” justru bisa membuat anak semakin cemas. Sebaliknya, berikan dukungan dan yakinkan bahwa semuanya akan berjalan dengan baik.
3. Ceritakan Pengalaman Positif
Jika ada kakak, saudara, atau teman yang sudah dikhitan dan memiliki pengalaman menyenangkan, ceritakan hal tersebut agar anak lebih percaya diri.
4. Libatkan Anak dalam Persiapan
Biarkan anak memilih pakaian yang akan dipakai atau hadiah kecil setelah khitan. Cara ini bisa membuatnya lebih antusias menunggu hari pelaksanaan.
5. Berikan Apresiasi
Puji keberanian anak dan beri semangat, bukan sekadar hadiah. Dukungan emosional dari orang tua sering kali menjadi penyemangat terbesar.
Yang tak kalah penting, pilih tenaga medis atau fasilitas kesehatan yang terpercaya agar proses khitan berlangsung nyaman dan aman.
Dengan persiapan yang baik serta dukungan penuh dari keluarga, rasa takut anak biasanya akan berkurang dan ia bisa menjalani khitan dengan lebih tenang.





