KeluargaTeknologi

Jangan Anggap Remeh, Kenali Ciri-ciri Kecanduan Media Sosial

×

Jangan Anggap Remeh, Kenali Ciri-ciri Kecanduan Media Sosial

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat modern, khususnya bagi anak muda dan generasi Z.

Namun, kecanduan media sosial menjadi perhatian serius, mengingat dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan kehidupan sehari-hari.

Sebagai media yang awalnya dirancang untuk memfasilitasi komunikasi dan berbagi informasi, media sosial dapat menjadi senjata bermata dua jika digunakan secara berlebihan.

Menurut Peneliti di Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, media sosial bukan hanya menjadi tempat untuk berkomunikasi, tetapi juga menjadi ajang untuk mendapatkan pengakuan dan perhatian.

Sebagian besar generasi Z memiliki akun media sosial dan menggunakannya untuk berbagai keperluan, mulai dari komunikasi hingga mencari informasi dan hiburan. Namun, kecanduan media sosial menjadi masalah serius yang dapat mengakibatkan gangguan mental.

Ciri-ciri kecanduan media sosial termasuk selalu online, merasa gelisah atau cemas jika tidak bisa mengakses media sosial, menghabiskan waktu berjam-jam untuk menggunakan platform tersebut, terobsesi mendapatkan like atau follower, dan merasa tidak puas dengan kehidupan nyata.

Zaenur Rohman juga menyoroti bahwa indeks persepsi korupsi di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2022, mirip dengan situasi saat Jokowi pertama kali menjabat sebagai Presiden pada tahun 2014. Hal ini menunjukkan bahwa kecanduan media sosial dapat memengaruhi tidak hanya individu, tetapi juga tingkat persepsi masyarakat terhadap isu-isu tertentu.

Jurnal CyberPsychology berjudul “Social Media Addiction: Its Impact, Mediation, and Intervention” menjelaskan bahwa kecanduan media sosial dapat dilihat sebagai bentuk kecanduan internet, di mana individu menunjukkan dorongan tak terkendali untuk terus menggunakan media sosial.

Gejala kecanduan ini mencakup suasana hati, kognisi, reaksi fisik dan emosional, serta masalah interpersonal dan psikologis. Kecanduan media sosial juga telah terkait dengan masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi.

Penting bagi masyarakat, khususnya generasi Z, untuk menyadari potensi bahaya kecanduan media sosial dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi penggunaan yang berlebihan.

Edukasi mengenai dampak negatif kecanduan media sosial, baik dari segi kesehatan mental maupun hubungan sosial, dapat membantu individu memahami pentingnya penggunaan yang sehat dan seimbang.

Selain itu, perlu ada peran aktif dari pihak terkait, seperti lembaga pendidikan dan keluarga, untuk memberikan pemahaman dan dukungan kepada generasi muda agar dapat menggunakan media sosial dengan bijak.