Keluarga

Tanda-Tanda Gangguan Sensori pada Anak yang Perlu Diperhatikan

×

Tanda-Tanda Gangguan Sensori pada Anak yang Perlu Diperhatikan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Setiap anak belajar mengenali dunia lewat pancaindra penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, dan rasa.

Namun, ada anak yang mengalami kesulitan memproses rangsangan dari indra tersebut.

Kondisi ini sering disebut gangguan pemrosesan sensori (sensory processing difficulties).

Tanda-tandanya kadang terlihat seperti perilaku “rewel” atau “pemilih”, padahal bisa jadi ada penyebab lain.

Berikut tanda-tanda gangguan sensori pada anak yang perlu diperhatikan!

1. Terlalu Sensitif terhadap Suara
Anak mudah menutup telinga saat mendengar suara keras seperti blender, vacuum cleaner, atau keramaian.

2. Tidak Suka Disentuh
Menolak dipeluk, tidak nyaman dengan label baju, atau rewel saat dipotong kuku dan rambut.

3. Pemilih Makanan Berlebihan
Hanya mau makanan dengan tekstur tertentu (misalnya hanya renyah atau hanya lembut) dan menolak mencoba makanan baru.

4. Sering Menabrak atau Terlihat Ceroboh
Bisa jadi anak kurang peka terhadap posisi tubuhnya (proprioseptif), sehingga sering tersandung atau menjatuhkan barang.

5. Sangat Aktif atau Justru Terlalu Pasif
Ada anak yang terus bergerak, memanjat, atau melompat tanpa lelah. Sebaliknya, ada yang tampak lambat merespons dan kurang tertarik bermain.

6. Sulit Fokus
Lingkungan yang ramai suara atau visual membuat anak mudah terdistraksi.

7. Reaksi Emosi Berlebihan
Anak mudah tantrum saat merasa tidak nyaman dengan rangsangan tertentu, seperti cahaya terang atau pakaian tertentu.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua?
Jika tanda-tanda ini sering muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasi dengan tenaga profesional seperti dokter anak atau terapis okupasi.

Dukungan dan penanganan yang tepat bisa membantu anak beradaptasi lebih baik.
Ingat: setiap anak unik.

Mengenali kebutuhannya sejak dini membantu mereka tumbuh lebih nyaman dan percaya diri.