Megapolitan

Arus Balik Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Sepi di H+2

×

Arus Balik Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Sepi di H+2

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Suasana arus balik Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (23/3/2026) pagi terpantau belum menunjukkan kepadatan berarti. Aktivitas penumpang baik di area keberangkatan maupun kedatangan masih berjalan normal tanpa lonjakan signifikan.

Hingga sekitar pukul 09.00 WIB, pergerakan penumpang terlihat lancar dengan tingkat kepadatan yang relatif rendah. Sejumlah titik layanan seperti loket tiket, pintu masuk peron, hingga area pemeriksaan tidak dipenuhi antrean panjang.

Di ruang tunggu, para penumpang tampak santai sambil menunggu jadwal perjalanan. Banyak kursi yang masih kosong, sementara sebagian penumpang membawa barang bawaan seperti koper dan oleh-oleh dari kampung halaman.

Pada hari ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengoperasikan total 88 perjalanan kereta api jarak jauh. Rinciannya terdiri dari 68 perjalanan reguler dan 20 perjalanan tambahan guna mengakomodasi kebutuhan angkutan Lebaran.

Sepertiyang dikutip dari laman RRI.co.id, hingga 22 Maret 2026 mencatat tingkat keterisian (okupansi) kereta api jarak jauh mencapai 73 persen. Selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, total tiket yang terjual mencapai 790.692 lembar.

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta pada 22 Maret mencapai 41.754 orang. Dari angka tersebut, Stasiun Pasar Senen menjadi salah satu titik tersibuk dengan volume penumpang mencapai 19.604 orang.

Meski memasuki masa arus balik, ketersediaan tiket masih tergolong mencukupi. Tercatat sekitar 290.982 tempat duduk masih tersedia untuk periode perjalanan 23 Maret hingga 1 April 2026.

Dari sisi cuaca, wilayah Jakarta Pusat sejak pagi hari dilaporkan cerah berawan, sehingga turut mendukung kelancaran mobilitas penumpang di stasiun.

Secara umum, kondisi arus balik di Stasiun Pasar Senen masih terkendali. Situasi yang belum terlalu padat ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak kembali ke kota setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.