Megapolitan

‎Bupati Eman Optimistis Genteng Jatiwangi Mampu Penuhi Program Gentengisasi Presiden‎‎

×

‎Bupati Eman Optimistis Genteng Jatiwangi Mampu Penuhi Program Gentengisasi Presiden‎‎

Sebarkan artikel ini

Majalengka, TINTAHIJAU.com – Bupati Majalengka Eman Suherman menyatakan optimisme daerahnya mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam program “gentengisasi” yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikannya saat mendampingi kunjungan tim Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke pabrik genteng di Kecamatan Jatiwangi, Selasa (03/03/2026).‎‎

“Alhamdulillah hari ini kami kedatangan tim dari Kementerian PU, salah satu kementerian yang fokus menjabarkan kebijakan Pak Presiden terkait gentengisasi. Sebelumnya juga sudah dari Kementerian PKP,” ujar Eman.‎‎

Menurutnya, Kementerian PU saat ini tengah menjalankan sejumlah program pembangunan, termasuk pengembangan sekolah rakyat, yang sejalan dengan arahan Presiden untuk mendorong penggunaan genteng tanah liat sebagai material atap. Selain dinilai lebih sejuk dan nyaman, genteng juga dianggap memiliki kualitas yang baik.‎‎

Eman mengungkapkan, kunjungan tersebut sekaligus untuk memastikan langsung potensi produksi genteng di Jatiwangi. Ia mengaku telah meyakinkan pihak kementerian terkait kapasitas produksi yang dimiliki para pengusaha setempat.‎‎

“Ternyata beliau melihat langsung prosesnya, mulai dari SOP pembuatan genteng yang cukup panjang, sampai kualitasnya. Bahkan tadi sudah diuji dengan diinjak dan hasilnya kuat,” katanya.‎‎

Meski secara kualitas dinilai telah teruji, Eman menekankan pentingnya kelengkapan administrasi, terutama pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ia menegaskan, aspek legal dan dokumen administrasi tidak boleh menjadi hambatan ketika nantinya produk genteng Majalengka digunakan dalam proyek kementerian.

‎‎“Kami dorong para pengusaha untuk segera melengkapi dokumen administrasi dan memenuhi SNI. Supaya ketika dibutuhkan oleh Kementerian PKP maupun Kementerian PU, tidak ada kendala saat proses kontrak dan penggunaan produknya,” tegasnya.‎‎

Berdasarkan data yang dimiliki Pemkab Majalengka, dari total 217 perusahaan genteng yang terdaftar, saat ini sekitar 200 masih aktif beroperasi. Kapasitas produksi pun dinilai sangat mencukupi.

‎‎“Perhitungannya, dalam sehari bisa menghasilkan lebih dari satu juta fis genteng. Jadi kalau dibutuhkan oleh Kementerian PU, saya yakin stoknya tidak akan kurang,” pungkas Eman.‎‎

Dengan kapasitas besar dan kualitas yang dinilai kompetitif, Pemkab Majalengka optimistis industri genteng Jatiwangi mampu menjadi penopang utama program gentengisasi nasional.