Megapolitan

Diduga Microsleep, Truk Boks Picu Tabrakan Beruntun di Simpang Buahbatu Bandung

×

Diduga Microsleep, Truk Boks Picu Tabrakan Beruntun di Simpang Buahbatu Bandung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kecelakaan (photo: istimewa/net)

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di persimpangan Jalan Soekarno Hatta dan Buahbatu, tepatnya di kawasan Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung. Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada Kamis (26/2/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, mengonfirmasi bahwa insiden ini melibatkan total empat unit kendaraan yang terdiri dari tiga buah truk dan satu mobil berukuran kecil.

“Truk tronton Isuzu, minibus Suzuki Carry, truk Mitsubishi Fuso dan truk box Isuzu,” terangnya seperti yang dikutip dari laman detikJabar.

Peristiwa ini bermula ketika sebuah truk tronton merek Isuzu yang dikemudikan oleh pria berinisial D (42) tengah melintas dari arah timur menuju barat di kawasan Jalan Soekarno Hatta. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut menghentikan lajunya karena terhalang lampu merah. Tepat di belakangnya, turut berhenti secara berurutan sebuah minibus Suzuki Carry yang dikemudikan R (26) serta sebuah truk Mitsubishi Fuso yang disopiri oleh YH (45).

Fiekry kemudian menjelaskan lebih lanjut mengenai detik-detik pemicu tabrakan tersebut.

“Selang beberapa saat kemudian datang truk box Isuzu yang dikendarai AS (30) yang melaju cukup kencang, namun diduga berkendarannya dalam keadaan kurang konsentrasi atau mengalami miclosleep hingga kemudian kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk Mitsubishi Fuso,” jelasnya.

“Lalu, truk Mitsubishi Fuso tersebut terdorong ke depan hingga menabrak bagian belakang minibus Suzuki Carry dan truk tronton Isuzu yang dari awal sedang berhenti di depannya hingga terjadi tabrakan beruntun,” tambahnya.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa yang melayang akibat peristiwa ini. Kendati demikian, tercatat ada dua orang yang menderita luka-luka. Penumpang minibus Suzuki Carry berinisial FK (29) mengalami luka ringan, sedangkan AS yang merupakan sopir truk boks Isuzu menderita cedera yang cukup parah.

“Satu luka berat dan satu luka ringan, kedua korban sudah dibawa ke RSHS Bandung dan untuk kerugian materi sekitar Rp50 juta,” ujarnya.

Penyebab utama dari kecelakaan beruntun ini diduga kuat berasal dari kelalaian sopir truk boks Isuzu yang kehilangan fokus saat mengemudi. Meski begitu, pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat berstatus layak jalan dan para sopir mengantongi dokumen kelengkapan berkendara yang sah.

Saat ini, insiden tersebut tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat.

“Kesimpulan dalam proses penyelidikan Unit Gakkum,” pungkas Fiekry.