Megapolitan

Gempa M 3,2 Guncang Sukabumi, BMKG Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

×

Gempa M 3,2 Guncang Sukabumi, BMKG Sebut Dipicu Aktivitas Sesar Aktif

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, TINTAHIJAU.com — Wilayah Sukabumi dan sekitarnya diguncang gempa tektonik berkekuatan magnitudo 3,2 pada Jumat (13/2/2026) pukul 13.27 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di darat dengan koordinat 6,72 Lintang Selatan dan 106,64 Bujur Timur, atau sekitar 22 kilometer barat daya Kota Bogor pada kedalaman 7 kilometer.

Kepala Balai Besar MKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif wilayah setempat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Getaran Dirasakan di Kabandungan

BMKG melaporkan bahwa getaran gempa dirasakan di wilayah Kabandungan pada skala intensitas II–III MMI. Pada skala ini, sebagian warga merasakan getaran, benda-benda gantung tampak bergoyang, dan getaran terasa jelas di dalam rumah layaknya truk besar yang melintas.

Hingga kini, belum ada laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

Tidak Ada Gempa Susulan

Per pukul 13.50 WIB, monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Meski begitu, masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari lembaga resmi.

Imbauan BMKG

Hartanto mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web utama, kanal wilayah, dan aplikasi bergerak seperti InfoBMKG serta WRS-BMKG yang tersedia di perangkat iOS maupun Android. Informasi resmi juga dapat dipantau melalui akun media sosial terverifikasi milik BMKG.

BMKG menegaskan bahwa penyebaran kabar yang tidak akurat terkait aktivitas gempa dapat menimbulkan kepanikan, sehingga masyarakat diminta untuk berhati-hati dan hanya merujuk pada pemberitahuan resmi lembaga meteorologi nasional tersebut.

Sumber: KOMPAS