Megapolitan

Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari Jam Favorit di Tol Jakarta–Cikampek

×

Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari Jam Favorit di Tol Jakarta–Cikampek

Sebarkan artikel ini
Arus Mudik Lebaran 2024
(ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — PT Jasa Marga mengimbau para pemudik yang melintas di Tol Jakarta–Cikampek untuk menghindari jam-jam favorit saat berangkat menuju kampung halaman. Langkah ini dilakukan guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas selama periode arus mudik Lebaran 2026.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, mengatakan waktu favorit pemudik biasanya terjadi pada pagi hingga sore hari.

“Biasanya untuk arus mudik itu orang pengguna jalan waktu favoritnya adalah di pagi hari, jam 6 sampai dengan jam 4 sore,” ujar Vice President Corporate Secretary&Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo kepada pers di dekat Gerbang Tol Cikampek Utama, seperti yang dilansir dari laman ANTARA, Minggu.

Ia mengimbau masyarakat untuk memilih waktu perjalanan di luar jam tersebut agar arus lalu lintas lebih merata dan perjalanan menjadi lebih lancar.

Sementara itu, data Jasa Marga menunjukkan volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama terus meningkat. Pada periode H-10 hingga H-7 Lebaran, tercatat sekitar 168 ribu kendaraan telah melintasi gerbang tol tersebut.

“Untuk hari ini saja sampai selesai sif satu (pukul 04.30-12.30 WIB) itu 23 ribu kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama. Itu sudah 100 persen lebih di atas normal,” tutur Ria.

Pada H-6 Lebaran, Minggu, tercatat sebanyak 23.610 kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Jakarta pada pukul 00.00 hingga 12.44 WIB. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan H-7 Lebaran pada periode waktu yang sama yang mencapai 20.665 kendaraan.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas di gerbang tol tersebut masih terpantau ramai lancar. Kendaraan yang melintas didominasi minibus, bus, serta truk sumbu dua.

Sementara itu, truk sumbu tiga sudah jarang terlihat karena pembatasan operasional kendaraan tersebut telah diberlakukan sejak pukul 12.00 WIB berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas mudik Lebaran 2026.

Di sejumlah gardu Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah Palimanan juga tidak terlihat antrean kendaraan. Dari arah sebaliknya, yakni Palimanan menuju Jakarta, tercatat sebanyak 8.093 kendaraan melintas atau sekitar sepertiga dari volume kendaraan yang menuju ke arah timur.