Megapolitan

KDM: Ada Pasangan Capres yang Panik Saat Gibran Jadi Cawapres Prabowo

×

KDM: Ada Pasangan Capres yang Panik Saat Gibran Jadi Cawapres Prabowo

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAUcom  – Gibran Rakabuming Raka hampir dipastikan akan mendampingi Capres Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Lalu apa komentar Kang Dedi Mulyadi (KDM)?

KDM menyebut tak ada keraguan untuk memilih sosok Gibran sebagai Cawapres. Terlebih saat memimpin Solo ia dianggap berhasil dan dicintai warganya. Ditambah karakter Presiden Jokowi menurun pada anak sulungnya tersebut.

Keberadaan Gibran dipercaya mampu mendongkrak suara Prabowo Subianto dan membangun brand yang baik terhadap pasangan tersebut untuk memimpin Indonesia pada 2024 mendatang.

“Kita sekarang terima, support. Katanya Pak Prabowo ketuaan, sekarang dikasih wakil muda dibilang kemudaan. Prestasinya? Mas Gibran punya pengalaman Wali Kota, dan kalau saya katakana, bagus,” ucap KDM.

Hal tersebut dapat dibuktikan dari gaya kepemimpinan Gibran di Solo. Meski sebagai anak presiden namun ia bersikap bersahaja, punya dialek kebudayaan yang sangat baik, santun dan bela rakyat.

“Waktu itu yang buat saya kagum ada Paspampres yang pukul warganya dia marah tidak terima, ini sikap keberpihakan,” ujarnya.

Dari sisi genetik, Gibran mewarisi gaya kepemimpinan yang baik dari Jokowi. Sehingga sosok Gibran dianggap mampu untuk membantu Prabowo dalam memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan.

“Kalau tidak berkenan ya sudah. Kalau kata orang Sunda mah ‘wantun galeuh, teu wantun ulah geuleuh’ artinya kalau mau ya silakan, kalau tidak mau ya jangan benci,” tutur Kang Dedi.

Pria yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu pun mengajak agar mulai isi Pilpres dengan hal positif. Dimulai dari berbicara program, keunggulan hingga visi misi calon masing-masing. Tidak perlu lagi sibuk mengomentari calon lain.

Meski begitu KDM menyadari kehadiran Gibran sebagai calon kuat Cawapres Prabowo akan membuat sejumlah pihak marah. Sebab pasangan Prabowo-Gibran dianggap bisa mengganggu elektabilitas pasangan lain.

Kehadiran Gibran, kata KDM, memiliki potensi kuat untuk dipilih oleh Masyarakat karena sosoknya yang mumpuni, menarik, santun dan berkarakter.

“Karena dia baik jadi membuat cemas pasangan yang lain. Ada pasangan capres yang panik saat Mas Gibran jadi Cawapres Pak Prabowo,” ujarnya.

“Kalau merasa Mas Gibran dianggap anak kemarin sore tidak mengerti apa-apa ya jangan panik, anda panik berarti anda khawatir terhadap Mas Gibran dan anda khawatir juga terhadap bapaknya,” ucap Kang Dedi Mulyadi.