Megapolitan

Penanganan Darurat Longsor Cisarua Ditutup, Fokus Beralih ke Rehabilitasi

×

Penanganan Darurat Longsor Cisarua Ditutup, Fokus Beralih ke Rehabilitasi

Sebarkan artikel ini
Longsor Cisarua (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana longsor di Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Kecamatan Cisarua, setelah penanganan intensif dilakukan selama dua pekan terakhir.

Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail menyampaikan bahwa keputusan pencabutan status tanggap darurat tersebut diambil usai dilakukan koordinasi lintas instansi serta komunikasi dengan keluarga para korban terdampak bencana.

“Dengan mempertimbangkan berbagai pihak masa tanggap darurat ini ditutup, penanganan bencana akan dilanjutkan ke tahap transisi menuju pemulihan,” katanya.

Memasuki fase transisi menuju pemulihan, pemerintah daerah akan memusatkan perhatian pada upaya rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak. Langkah tersebut mencakup perbaikan kerusakan serta penyiapan skema relokasi bagi warga yang tempat tinggalnya dinilai tidak lagi aman atau layak huni akibat longsor.

Sementara itu, Incident Commander (IC) penanganan longsor Cisarua, Ade Zakir, menjelaskan bahwa pendataan kebutuhan menjadi tahap awal dalam proses pemulihan. Inventarisasi tersebut mencakup kebutuhan perbaikan infrastruktur hingga pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami sedang mendata kebutuhan rekonstruksi dan rehabilitasi, tidak hanya infrastruktur fisik, tetapi juga bagaimana roda ekonomi warga bisa kembali berjalan,” ujarnya.

Menurut Ade, relokasi warga terdampak menjadi salah satu opsi penting yang tengah dikaji secara serius. Berdasarkan data sementara, terdapat puluhan unit rumah yang perlu direlokasi demi keselamatan penghuni.

“Kebutuhan relokasi sekitar 53 unit. Salah satu alternatif yang dikaji adalah pemanfaatan tanah carik desa, dengan keputusan menunggu hasil musyawarah desa,” kata Ade Zakir.

Pemerintah daerah memastikan seluruh tahapan pemulihan akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai pihak, dengan tetap mengedepankan keselamatan serta keberlanjutan kehidupan masyarakat terdampak bencana.

Sumber: suara.com