Megapolitan

Warga Cigedug Garut Geger, Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Sungai Cipulus

×

Warga Cigedug Garut Geger, Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Sungai Cipulus

Sebarkan artikel ini

GARUT, TINTAHIJAU.com — Warga Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, dikejutkan oleh penemuan jasad bayi perempuan di aliran Sungai Cipulus, Minggu (8/2/2026). Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terapung di air dan tersangkut di ranting pohon.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang petani yang hendak menuju ladangnya di kawasan Kampung Nagaracinta. Temuan tersebut segera mengundang perhatian warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat setempat.

Kapolsek Bayongbong AKP Gopar Suryadi Mulya membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Menurutnya, personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Jasad bayi pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh saksi Alit Rasmana (17). Saat melintasi area sungai menuju ladang, saksi melihat sosok bayi dalam posisi tengkurap tersangkut pada ranting pohon di aliran air,” ujar Gopar seperti dikutip dari laman Pikiran-Rakyat.com, Senin (09/2/2026).

Setelah memastikan bayi tersebut sudah tidak bernyawa, saksi segera melapor kepada warga dan perangkat desa. Laporan itu kemudian diteruskan ke Polsek Bayongbong serta Tim Inafis Polres Garut untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, jasad bayi diketahui berjenis kelamin perempuan. Petugas memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Selanjutnya, jasad bayi dievakuasi ke Puskesmas Bayongbong sebelum dibawa ke RSUD dr. Slamet Kabupaten Garut guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Polsek Bayongbong bersama Polres Garut terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kematian korban serta menelusuri pihak yang diduga bertanggung jawab.

“Kami terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan pendataan di sekitar lokasi. Fokus kami saat ini adalah mencari orang tua atau pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” tegas Gopar.

Sumber: Pikiran-Rakyat.com