Megapolitan

Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, Rekor 150 Ribu Kendaraan Padati Jalur Nagreg

×

Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, Rekor 150 Ribu Kendaraan Padati Jalur Nagreg

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memastikan bahwa puncak kepadatan arus mudik Lebaran di jalur selatan telah terjadi pada H-2, yakni pada hari Kamis (19/3/2026). Sepanjang hari tersebut, tercatat sebanyak 150.715 unit kendaraan memadati jalur untuk bergerak menuju arah Garut dan Tasikmalaya.

Humas Pos Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, memaparkan bahwa volume lalu lintas di kawasan Nagreg memang terus mengalami lonjakan tajam sejak H-3 hingga puncaknya pada H-2 Lebaran.

“Sampai pukul 24.00 WIB tadi malam jumlah kendaraan yang melintas sampai 150 ribu kendaraan melintas. Ini luar biasa,” ujar Eric, seperti yang dirangkum dari laman detikJabar, dikutip Sabtu (21/3/2026).

Pecahkan Rekor Arus Mudik Tahun Lalu

Angka pergerakan kendaraan pada H-2 ini dikonfirmasi mengalami peningkatan pesat dibandingkan rekapitulasi pada H-3 yang menyentuh angka 137 ribu kendaraan. Bahkan, volume kendaraan tahun ini sukses melampaui rekor puncak arus mudik pada periode yang sama di tahun 2025.

“Data itu melebihi hari kemarin dan melebihi puncak arus mudik 2025 pada H-2 yang hanya 142 ribu kendaraan. Sudah bisa kami pastikan tadi malam memang menjadi puncak arus mudik 2026,” katanya.

Eric menjelaskan, setelah melewati pergantian hari atau masuk pukul 24.00 WIB, kepadatan di jalur tersebut mulai melandai secara perlahan. Penurunan volume ini cukup logis mengingat sebagian pemudik diperkirakan telah sampai di tujuan.

“Apalagi kan sebagian masyarakat ada yang merayakan hari raya Idul Fitri hari ini juga. Jadi sudah dapat dipastikan beberapa masyarakat sudah berada di kampung halaman,” jelasnya.

Sempat Terjadi Kemacetan Panjang akibat Kendaraan Mogok

Lebih lanjut, Eric menceritakan bahwa situasi malam hari menjelang H-1 semakin lama semakin menyusut dan lancar. Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi siang hari pada H-2 di mana jalur sempat tersendat parah. Tingginya animo mudik tahun ini juga sempat diperparah oleh adanya insiden di jalan.

“Kalau saya perhatikan dari mulai Nagreg sampai Cileunyi volume kendaraan masih padat sampai tadi malam. Terbukti tadi malam begitu ada kendaraan yang mogok di Nagrog sebelum tanjakan LPG itu ekor kendaraan sampai Parakanmuncang tadi malam saya pantau. Ini terbukti masyarakat yang akan melaksanakan mudik untuk hari kemarin cukup tinggi,” bebernya.

Memasuki pagi hari di H-1 Lebaran, tren pergerakan arus lalu lintas terus mengalami penurunan drastis. Berdasarkan pantauan data hingga pukul 08.00 WIB pagi, hanya ada 24.285 kendaraan yang melintas ke arah Nagreg.

“Namun ini sudah di bawah 2025 itu H-1 masih 38 ribuan sampai pukul 8 pagi. Ini memang karena lebaran ada yang hari ini, dan masih ada yang lebaran besok. Kemarin jam 8 pagi itu sudah 68 ribu kendaraan, hari ini baru 24 ribu,” pungkasnya.