Setahun, 209 Orang Tewas di Jalanan Subang Akibat Kecelakaan. Didominasi Pelajar

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Subang masih cukup tinggi dan mengalami kenaikan cukup signifikan.

Kasat Lantas Polres Subang AKP Lucky Martono menyebutkan jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Subang pada 2022 lalu sebanyak 520 kejadian.

“Jumlah kejadian kecelakaan pada 2022 sebanyak 520 orang. Dengan didominasi kendaraan rodabdua dan usia pelajar. Sementara untuk yang meninggal dunia sevanyak 209 orang,” kata AKP Lucky pada talkshow di Pekan Keselamatan Jalan di Terminal Tipe A Subang, Munggu (24/9/2023).

Baca Juga:  Polisi Libatkan KPK Tentukan Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Mantan Mentan SYL

Angka kecelakaan di tahun 2023, hingga Agustus lalu, mengalami signifikan. Kasat Lantas menyebutkan hingga Agustus lalu, sudah ternadi 623 kejadian.

Kasat Lantas menegaskan, ratusan peristiwa kecelakaan tersebut dimulai dari pelanggaran berlalu lintas. Menurut dia, tidak sedikit kecelakaan diakibatkan dari melajukan kecepatan tinggi, abai dengan marka jalan dan tidak mengenakan helm.

“Kecelakaan lalu lintas ini bermula dari pelanggaran lalu lintas. Dan kematian dalam peristiwa kecelakaan itu, salah satunya tidak pakai helm yang berakibat fatal,” imbuhnya.

Baca Juga:  Rumah Sakit Indonesia di Bayt Lahyia Terdampak Serangan Israel

Kasat lantas menerangkan, ratusan kecelakaan lalu lintas kendaraan roda dua aekitar 67 persen merupakan usia pelajar. Karenanya, jelas Lucky, pihaknya gencar untuk mengingatkan pelajar untuk mengenakan helm dan mematuhi rambu lalu lintas.

Kasat lantas mengimbau, pengendara untuk patuhi dan tertib berlalu lintas saat mengendarai kendaraan untuk menekan tingkat kecelakaan lalu lintas.

“Yang utama itu adalah patuhi aturan lalu luntas, contoh kecepatan, cara mendahului, cara berbelok atau memperhatikam rambu lalin. Intinya tertib dan patuhi aturan lalu lintas,” jelasnya.

Baca Juga:  Waduh!, Kembali Terjadi Kasus Perundungan di Cilacap dengan Lokasi yang Sama

Pada hal tertentu, Kasat Lantas menandaskan pihaknya harus melakukan penindakan terhadap pelanggar. Upaya tegas dengan melakukan penilangan, berdampak positif terhadap menhrunnya angka kecelakaan.

“Kalau kita imbau, responnya iya iya saja, pada waktu berbeda dia melanggar lagi. Dalam beberapa bulan terakhir, kita melakukan penilangan, alhamdulillah ini bisa menekan angka kecelakaan,” pungkasnya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com