Megapolitan

Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol Lagi, 400 KK di Majalaya Terendam Banjir

×

Tanggul Sungai Cisunggalah Jebol Lagi, 400 KK di Majalaya Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Penampakan luapan sugai yang buat lumpuh akses Jalan Anyar Majalaya. Foto: Wisma Putra/detikJabar

MAJALAYA, TINTAHIJAU.com – Warga Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, kembali harus menghadapi terjangan banjir setelah tanggul Sungai Cisunggalah jebol untuk kedua kalinya tahun ini. Insiden yang terjadi pada Selasa (14/4/2025) sore tersebut menyebabkan aliran sungai meluap ke pemukiman, merendam persawahan, hingga memutus akses jalan utama.

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung selama kurang lebih satu jam menjadi pemicu utama. Menurut Kapolsek Majalaya, Kompol Suyatno, jebolnya tanggul terjadi sekitar pukul 15.30 WIB akibat beban air kiriman yang sangat besar.

“Tanggul jebol karena air kiriman dari Ibun dan Paseh. Curah hujan cukup besar sehingga tanggul sungai ini tidak kuat menahan beban air,” ujar Suyatno di lokasi kejadian seperti yang dirangkum dari laman detikJabar, dikutip Kamis (16/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa ini merupakan kali kedua tanggul tersebut jebol dalam tahun yang sama, setelah kejadian serupa terjadi dua bulan lalu.

Banjir kali ini memberikan dampak signifikan bagi masyarakat sekitar:

  • Pemukiman: Sebanyak 400 Kepala Keluarga (KK) dari 3 RT di Desa Bojong terdampak langsung, dengan air masuk ke dalam rumah.
  • Ketinggian Air: Variasi ketinggian air terpantau mulai dari setinggi betis hingga paha orang dewasa.
  • Lumpuh Total: Akses jalan tergenang air deras sehingga kendaraan roda dua dan roda empat sulit melintas.

Banyak pengendara memilih berhenti karena takut terseret arus, sementara beberapa yang nekat menerobos berakhir dengan kendaraan yang mogok di tengah genangan.

Hingga Selasa malam pukul 18.00 WIB, aliran air di jalan raya terpantau masih deras. Personel gabungan dari BPBD Kabupaten Bandung, Polsek Majalaya, Koramil Majalaya, serta perangkat desa dan kecamatan telah bersiaga di lokasi.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen awal. “Kami sudah melakukan asesmen terhadap 400 KK yang terdampak. Langkah selanjutnya adalah pembersihan lumpur di jalan raya, namun saat ini kami masih menunggu aliran air reda demi keamanan,” jelas Asep.

Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk mencari jalur alternatif melalui jalan utama Majalaya-Cicalengka guna menghindari titik banjir.

Mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, BPBD meminta warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Beruntung, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa akibat musibah tersebut, meski kerugian materiil dan gangguan fasilitas umum tak terelakkan.