Megapolitan

Temuan KPU RI: 1.972 Surat Suara Tercoblos di Kuala Lumpur, Malaysia

×

Temuan KPU RI: 1.972 Surat Suara Tercoblos di Kuala Lumpur, Malaysia

Sebarkan artikel ini
Anggota KPU RI Idham Holik di gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/9/2023). (Sumber: Fadel Prayoga/Kompas TV)

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) telah mengungkapkan temuan yang mengejutkan terkait dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024 di Malaysia. Sebanyak 1.972 surat suara ditemukan dicoblos oleh pihak yang tidak berwenang di Kuala Lumpur, Malaysia.

Temuan ini merupakan tindak lanjut dari dugaan kecurangan yang mencuat setelah beredar video amatir yang menyebutkan adanya sejumlah surat suara Pilpres 2024 yang sudah tercoblos untuk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Menurut Anggota KPU RI, Idham Holik, pihaknya belum memperoleh informasi secara rinci mengenai surat suara yang tercoblos tersebut.

Beliau menyampaikan bahwa baru saja berkomunikasi dengan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur untuk mendapatkan detail lebih lanjut terkait kejadian tersebut. Idham juga menegaskan bahwa pihaknya akan menyampaikan informasi terbaru setelah menerima laporan resmi dari PPLN Kuala Lumpur.

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD, telah memberikan tanggapannya terkait temuan ini. Mahfud menduga bahwa tindakan tersebut merupakan upaya sengaja dari pihak lain untuk mendiskreditkan pasangan capres-cawapres yang ia wakili.

Ia menyoroti kemungkinan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari operasi untuk menyesatkan opini publik mengenai integritas pasangan Ganjar-Mahfud dalam pesta demokrasi tersebut.

Mahfud MD juga mengungkapkan harapannya kepada KPU RI untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kejadian ini dan mengumumkan hasilnya kepada publik. Beliau menegaskan pentingnya transparansi dalam mengungkap kebenaran terkait peristiwa yang terjadi di Malaysia tersebut.

Dalam menghadapi temuan ini, KPU RI telah berkomitmen untuk bekerja sama dengan PPLN Kuala Lumpur dan instansi terkait lainnya untuk menyelidiki secara menyeluruh serta memastikan integritas proses demokrasi terjaga.

Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan percaya kepada lembaga terkait dalam menangani dugaan kecurangan ini hingga kebenaran dapat terungkap secara jelas dan transparan.