Megapolitan

Tidak Hanya Sekap YTR, Rentetan Kejahatan Taufik Hidayat Mulai Terungkap

×

Tidak Hanya Sekap YTR, Rentetan Kejahatan Taufik Hidayat Mulai Terungkap

Sebarkan artikel ini
Petugas saat menampilkan pelaku penyekapan dan penganiayaan yakni Taufik Hidayat di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026). ANTARA/Rubby Jovan

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Kasus dugaan penganiayaan berat dan penyekapan yang menjerat Taufik Hidayat (30) terhadap korbannya, YTR (29), bak kotak pandora. Seiring bergulirnya penyelidikan oleh Polda Jawa Barat, rentetan rekam jejak kejahatan lain yang diduga melibatkan mantan debt collector tersebut kini mulai terbongkar satu per satu ke permukaan.

Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, tersangka diketahui sempat berkencan dengan wanita lain di sebuah hotel di kawasan Jatinangor, Sumedang, pada 4 Maret 2026 lalu. Ironisnya, aksi nekat itu dilakukan di tengah-tengah masa penyekapan terhadap YTR.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan bahwa pria dalam rekaman video hotel yang sempat viral di media sosial adalah tersangka Taufik. Ia diketahui menjalin hubungan kilat via aplikasi pesan singkat dengan seorang janda berinisial NL, warga Padasuka.

“Taufik mengajak ketemuan dan menjemput NL, kemudian pergi ke hotel di Jalan Raya Jatinangor sekitar pukul 19.30 WIB,” ujar Hendra dalam keterangannya di Mapolda Jabar, Rabu (1/7/2026).

Namun, usai berhubungan badan, Taufik menyelinap pergi sekitar pukul 21.00 WIB dan meninggalkan NL sendirian. Tersangka ditengarai kesal lantaran terjadi perbedaan kesepakatan waktu pulang. Tak hanya kabur tanpa membayar sewa kamar hotel, Taufik juga diduga membawa lari ponsel milik NL yang saat itu disimpan di bagasi motornya.

“Untuk terkait ini (tidak bayar hotel dan bawa ponsel) masih kami dalami. Yang jelas, ini menjadi selingan yang dilakukan tersangka selama dia melakukan penyekapan dan penganiayaan berat kepada korban utama (YTR),” tambah Hendra.

Rentetan Kasus Baru Menanti

Selain perkara asusila dan penipuan di Jatinangor, penyidik Polda Jabar kini tengah memproses dua persoalan baru yang menyeret nama Taufik Hidayat:

  • Dugaan Perampasan Motor: Polda Jabar telah menerima laporan resmi dari masyarakat mengenai dugaan perampasan sepeda motor yang dilakukan Taufik saat ia masih aktif bekerja sebagai penagih utang (debt collector). Polisi kini tengah memeriksa saksi-saksi pelapor.
  • Penyusupan Rumah Dinas: Polisi juga tengah mendalami rekaman CCTV yang beredar di media sosial mengenai kedatangan Taufik ke rumah dinas Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Pihak penyidik menegaskan akan segera mengonfirmasi hal tersebut langsung kepada tersangka.

Agenda Rekonstruksi dan Kondisi Korban

Untuk menyusun konstruksi hukum yang kuat, Direktorat PPA dan PPO Polda Jabar menjadwalkan agenda rekonstruksi kasus penyekapan YTR pada Kamis (2/7/2026) dengan melibatkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta kuasa hukum.

Sementara itu, kondisi kesehatan YTR dilaporkan kian menunjukkan perkembangan positif. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jabar Kombes Pol Rumi Untari menyebutkan bahwa korban kini sudah bisa berkomunikasi aktif dengan keluarga dan penyidik, meski waktu besuk masih dibatasi ketat demi mencegah infeksi selama pemulihan.

Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melalui Dirut dr. Rachim Dinata Marsidi menegaskan bahwa tim medis saat ini masih fokus penuh menangani penyembuhan luka dan infeksi pada bagian kepala korban.