JAKARTA. TINTAHIJAU.com — Era baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman diawali dengan torehan gemilang. Skuad Garuda sukses melibas Saint Kitts & Nevis dengan skor telak 4-0 dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Kemenangan telak ini menjadi debut manis yang memperlihatkan ketajaman lini serang Indonesia. Gelandang Beckham Putra tampil memukau dengan memborong dua gol. Sementara itu, daya gedor tambahan dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra sukses melengkapi pesta gol, di mana keduanya masing-masing menyumbang satu gol.
Dampak Positif pada Ranking FIFA
Hasil impresif di SUGBK tidak sekadar memberikan euforia kemenangan, tetapi juga berdampak langsung pada ranking FIFA. Tambahan poin krusial dari laga ini berhasil membawa Indonesia naik satu setrip ke peringkat 120 dunia dengan koleksi 1148.70 poin, meninggalkan posisi 121 yang ditempati awal pekan lalu.
Laju positif ini berpeluang terus berlanjut dalam waktu dekat. Pasalnya, Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga uji coba lanjutan melawan Bulgaria. Kemenangan pada laga tersebut dipastikan akan kembali mendongkrak peringkat skuad Merah Putih di kancah global.
Dinamika Peringkat Negara Asia Tenggara (ASEAN)
Di saat Indonesia tengah menikmati tren positif, dinamika peringkat yang beragam dialami oleh negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara:
Malaysia Terjun Bebas: Timnas Malaysia harus menelan pil pahit usai peringkatnya merosot drastis. Harimau Malaya turun 11 setrip ke peringkat 135 dunia, sebuah imbas langsung dari skandal naturalisasi yang tengah mendera persepakbolaan mereka.
Vietnam Meroket: The Golden Star Warriors sukses memperbaiki posisi dengan naik ke peringkat 103 dunia (1216.00 poin) berkat kemenangan solid 3-0 atas Bangladesh pada Kamis (26/3/2026).
Thailand Stagnan: Berbeda dengan rival lainnya, Thailand masih tertahan di peringkat 96 dunia lantaran belum melakoni satu pun pertandingan pada jeda internasional kali ini.
Sementara itu, pergerakan posisi juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Filipina masih menduduki peringkat 136 dunia, disusul oleh Singapura di posisi 148. Myanmar mencatatkan kenaikan ke posisi 159, sedangkan Kamboja dan Brunei Darussalam masing-masing tertahan di peringkat 179 dan 188. Di sisi lain, Laos dan Timor Leste kompak mengalami penurunan ke peringkat 191 dan 199 dunia.



