“Maka kita pun patut bersyukur masalah pangan selama ini bisa diatasi dan harga pangan relatif terjaga. Ini ditunjukkan dengan menurunnya tingkat inflasi di Indonesia dan masih dalam batas terkendali,” katanya.
Ma’ruf mengatakan capaian keberhasilan dari sektor pertanian tidak lepas dari keterlibatan Menteri PUPR, Menteri Pertanian dan Menpan RB.
Khususnya dukungan dari para kepala daerah baik provinsi, kabupaten dan kota, sebagai ujung tombak pelaksanaan pembangunan pertanian di daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas semua sinergi, kolaborasi, kontribusi nyata pada pencapaian hasil pembangunan pertanian kita,” ungkapnya.
“Saya juga menyambut baik inisiatif Kementerian Pertanian untuk pemberian Adhikarya Pembangunan Pertanian sebagai penghargaan atas dedikasi dan kerja keras Bapak dan Ibu,” imbuh Ma’ruf.
Sementara disampaikan Wagub Jabar, penghargaan Penghargaan Adhikarya Nararya Pembangunan Pertanian merupakan kebanggaan bagi masyarakat Jawa Barat.
Khususnya bagi para insan pertanian yang telah berjuang dalam menghasilkan pangan sehingga kebutuhan tercukupi.
“Penghargaan ini bukan hanya milik Gubernur, Pemerintah Provinsi melainkan milik Jawa Barat terutama insan-insan pertanian,” sebutnya.
“Mujahid-mujahid pertanian, kata Pak Wapres, karena jasa dan karya mereka kami bisa seperti ini. Jangan dianggap sepele kesuksesan pangan, justru pangan bisa menstabilkan segalanya,” ungkap Uu.
Kemudian, kata Wagub Jabar, kebutuhan pangan di Jawa Barat bisa dikatakan surplus sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani mendatang.
Reporter: Nabhan Almuhabbir