Pemerintahan

Ma’ruf Amin Resmi Mundur dari Ketua Dewan Pertimbangan MUI

×

Ma’ruf Amin Resmi Mundur dari Ketua Dewan Pertimbangan MUI

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden Republik Indonesia ke 13, Ma'ruf Amin saat diwawancarai oleh awak media setelah menghadiri Halaqoh Transformasi Untuk Kebangkitan Pondok Pesantren di Sukabumi, Kamis (14/8/2025) siang.(KOMPAS.com RIKI ACHMAD SAEPULLOH)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia Ma’ruf Amin resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI). Pengunduran diri tersebut disampaikan melalui surat yang telah dikonfirmasi kebenarannya.

Dalam surat itu, Ma’ruf menyebut alasan pengunduran dirinya berkaitan dengan usia yang telah lanjut serta masa pengabdian yang dinilainya sudah terlalu lama di MUI. Ia menyatakan mundur dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI masa bakti 2025–2030 sejak tanggal surat tersebut ditandatangani.

“Dengan ini saya menyampaikan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI masa bakti 2025–2030 per tanggal surat ini ditandatangani. Hal ini berkaitan dengan usia saya yang sudah lanjut dan sudah terlalu lama pengabdian saya di MUI,” tulis Ma’ruf Amin.

Ma’ruf menjelaskan, dirinya telah mengabdi di MUI dalam waktu yang panjang, mulai dari anggota Komisi Fatwa, Ketua Umum MUI, hingga Ketua Dewan Pertimbangan MUI selama dua periode berturut-turut. Dengan rekam jejak pengabdian tersebut, ia menilai sudah saatnya memberikan ruang bagi regenerasi kepemimpinan.

“Maka sudah saatnya saya untuk istirahat dan mengundurkan diri dari kepengurusan MUI, demi regenerasi tugas dan tanggung jawab kepada tokoh lain yang lebih muda dan kompeten,” ujar Ma’ruf.

Melalui surat pengunduran diri itu pula, Ma’ruf menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran MUI apabila selama menjalankan tugas terdapat tutur kata maupun tindakan yang kurang berkenan. Ia juga menyampaikan harapan agar MUI dapat terus berkembang dan semakin maju ke depan.

“Saya juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh jajaran pengurus MUI,” katanya.

Ma’ruf mengaku merasa bangga dapat bekerja sama dalam membangun dan membesarkan MUI selama masa pengabdiannya. Ia menegaskan bahwa keputusan mundur tersebut diambil secara sadar tanpa adanya tekanan atau tendensi dari pihak mana pun.

“Demikian surat permohonan pengunduran diri ini saya buat dengan kesadaran sepenuhnya tanpa tendensi dari pihak mana pun. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih,” tutup Ma’ruf Amin.