Pemerintahan

Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Fokus Swasembada Energi hingga Sekolah Rakyat

×

Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Fokus Swasembada Energi hingga Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Parade Senja dan Penurunan Sang Merah Putih pada Retret Kabinet Merah Putih di Kawasan Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Jumat (25/10/2024). (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menggelar retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Retret tersebut menjadi momentum evaluasi program strategis nasional sekaligus penajaman arah kebijakan pemerintah memasuki tahun kedua masa pemerintahan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pembahasan sejumlah agenda prioritas, mulai dari swasembada energi, program Makan Bergizi Gratis (MBG), percepatan pemulihan pascabencana, pengembangan sekolah rakyat, hingga realisasi proyek hilirisasi industri.

Dalam sektor energi, pemerintah mencatat capaian positif. Target lifting migas yang ditetapkan dalam APBN 2025 berhasil terlampaui. Meski demikian, Presiden menekankan perlunya percepatan lanjutan guna mewujudkan swasembada energi secara menyeluruh. “Tujuan kita jelas, yaitu swasembada energi,” ujar Prasetyo.

Program Makan Bergizi Gratis juga menjadi sorotan utama. Hingga awal Januari 2026, MBG telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari total target 82,9 juta orang. Pemerintah menargetkan cakupan penuh program tersebut dapat tercapai sepanjang 2026. Retret kali ini bertepatan dengan satu tahun pelaksanaan MBG sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025, sehingga dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas dan percepatan implementasinya.

Di bidang industri, percepatan hilirisasi menjadi agenda strategis lain. Menteri Investasi dan Hilirisasi melaporkan sedikitnya 18 proyek hilirisasi siap memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Januari 2026, setelah melalui serangkaian rapat terbatas bersama Presiden dan kementerian terkait.

Sementara itu, dalam sektor pendidikan, Presiden Prabowo menekankan percepatan program sekolah rakyat. Hingga kini, program tersebut telah berjalan di 166 lokasi di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan penambahan sekitar 104 titik baru pada tahun ini. Presiden meminta percepatan tidak hanya pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga aspek nonfisik penunjang pendidikan.

Retret kabinet juga membahas penanganan bencana dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dengan intensitas tinggi. Presiden memberikan arahan khusus kepada jajaran terkait, termasuk Kementerian Koordinator PMK, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak, seperti Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara dan Kabupaten Balangan di Kalimantan Selatan.

Retret Kabinet Merah Putih dijadwalkan berlangsung selama satu hari, namun bersifat fleksibel dan dapat diperpanjang hingga malam hari apabila pembahasan isu strategis masih diperlukan.

Menutup rangkaian kegiatan, Prasetyo menyampaikan pesan Presiden agar seluruh jajaran kabinet menyambut tahun 2026 dengan semangat persatuan dan kepercayaan diri. Presiden mengajak seluruh elemen bangsa bersatu untuk mewujudkan kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.