Pemerintahan

Prabowo Instruksikan Kerja Bakti Massal Demi Kebersihan Wisata

×

Prabowo Instruksikan Kerja Bakti Massal Demi Kebersihan Wisata

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah agar tidak bersikap pasif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata. Ia menegaskan, upaya pembersihan harus dipimpin langsung oleh pimpinan daerah sebagai bentuk tanggung jawab dan keteladanan kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Senin (2/2/2026). Dalam arahannya, Prabowo menyoroti kondisi kebersihan pantai di Bali yang dinilainya masih memprihatinkan.

“Maaf ya gubernur, bupati-bupati dari Bali ini. Bali bulan Desember 2025, ini pantai Bali, bagaimana turis mau datang kalau pantainya kotor, lihat sampah,” ujar Presiden di hadapan para peserta Rakornas.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga secara khusus menekankan pentingnya kegiatan korve atau kerja bakti sebagai langkah konkret menjaga kebersihan lingkungan. Ia bahkan meneriakkan kata “korve” secara berulang untuk menegaskan pesan tersebut.

“Korve, korve, korve. Danantara semua BUMN, ribuan anak buahnya korve. Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kantor BUMN. Semua menteri KL, semua. Sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu,” tegasnya, yang disambut seruan siap dari para peserta.

Dalam konteks Indonesia modern, istilah korve dikenal sebagai bentuk kerja bakti rutin yang bertujuan menumbuhkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta semangat kerja sama. Berdasarkan ringkasan berbasis kecerdasan buatan (AI), korve dimaknai sebagai upaya membangun disiplin diri dan kebersamaan antarpersonel.

Secara historis dan kultural, kegiatan korve kerap diwajibkan di lingkungan militer dan kepolisian, terutama untuk menjaga kebersihan dan kerapihan secara berkelanjutan. Presiden berharap semangat tersebut dapat diterapkan lebih luas, khususnya oleh aparatur negara dan pemerintah daerah, demi menciptakan lingkungan yang bersih dan mendukung sektor pariwisata nasional.