Pemerintahan

Resmi Dimulai, Musrenbang RKPD 2027 Subang Soroti Infrastruktur, Layanan Publik, dan Konektivitas Wilayah

×

Resmi Dimulai, Musrenbang RKPD 2027 Subang Soroti Infrastruktur, Layanan Publik, dan Konektivitas Wilayah

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 yang dirangkaikan dengan Kick Off Subang Innovation Festival 2026.

Kegiatan yang digelar di Aula Oman Syahroni, Pemda Subang, Selasa (14/4/2026) ini menegaskan sejumlah isu strategis pembangunan daerah, mulai dari pemerataan infrastruktur, penguatan konektivitas wilayah, hingga peningkatan kualitas layanan publik.

Mengusung tema “Subang Terkoneksi, Ekonomi Lokal Tumbuh, Layanan Publik Menjangkau Pelosok,” forum Musrenbang menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan tahun 2027.

Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurachman menekankan pentingnya Musrenbang sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat yang tidak sekadar formalitas tahunan.

“Musrenbang ini merupakan forum yang strategis dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah. Jangan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi harus menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai arah kebijakan pembangunan Kabupaten Subang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Pembangunan tahun 2027 harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Subang. Oleh karena itu, sinergi semua pihak menjadi kunci,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menegaskan bahwa Musrenbang merupakan momentum penting dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Melalui Musrenbang, kita menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan guna menghasilkan program yang tepat sasaran, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Dalam paparannya, Kang Rey menyoroti persoalan infrastruktur sebagai isu dominan yang masih menjadi keluhan masyarakat, khususnya terkait kondisi jalan yang belum merata.

“Bagaimana koneksi antarwilayah dapat tersambungkan dengan baik. Pembangunan infrastruktur harus merata di Kabupaten Subang sehingga tidak ada lagi wilayah yang tertinggal, baik secara ekonomi maupun infrastruktur,” jelasnya.

Ia menargetkan pada tahun 2027 seluruh wilayah di Kabupaten Subang telah terkoneksi secara optimal sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya ingin di tahun 2027 seluruh wilayah di Kabupaten Subang terkoneksi. Infrastruktur harus didahulukan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kang Rey mengungkapkan bahwa persoalan jalan masih menjadi dominasi aduan masyarakat.

“Sebanyak 70 persen aduan masyarakat berkaitan dengan jalan. Oleh karena itu, saya berkomitmen pada tahun 2027 tidak ada lagi aspirasi pembangunan di luar perbaikan jalan,” ujarnya.

Selain infrastruktur, ia juga menekankan pembenahan layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan agar lebih mudah diakses masyarakat.

“Saya menargetkan tidak ada lagi jalan rusak, tidak ada masyarakat yang ditolak saat berobat ke rumah sakit, dan masyarakat tidak usah jauh keluar Subang untuk berobat. Di akhir masa jabatan, akses pendidikan, kesehatan, pelayanan, dan infrastruktur jalan harus sudah dibenahi sebaik dan seefisien mungkin,” pungkasnya.

Dalam agenda tersebut turut dilakukan penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD Kabupaten Subang Tahun 2027 serta Perjanjian Kinerja (PK) Inovasi Daerah sebagai komitmen peningkatan kinerja pembangunan.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, unsur Forkopimda, Kepala OPD, camat se-Kabupaten Subang, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, termasuk Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat yang mengikuti secara daring.