Pemerintahan

Rupiah Tembus Rp17.666, Presiden Prabowo Panggil Menkeu dan Gubernur BI ke Istana

×

Rupiah Tembus Rp17.666, Presiden Prabowo Panggil Menkeu dan Gubernur BI ke Istana

Sebarkan artikel ini
Akun Instagram Sekretariat Kabinet mengunggah foto pertemuan Presiden Prabowo Subianto (kiri) dengan Ketua PPATK Ivan Yustiavandana (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/5/2026). (Sumber: Tangkapan layar akun Instagram @sekretariat.kabinet

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri kabinet bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo ke Istana Negara pada Senin (18/5/2026) sore. Rapat darurat ini digelar di tengah tekanan hebat yang melanda sektor keuangan domestik, di mana nilai tukar rupiah terus merosot dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ikut terpuruk.

Berdasarkan data pasar keuangan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ambles hingga menyentuh angka Rp17.666 per dolar AS pada Senin (18/5). Pelemahan ini melesat tajam dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya berada di level Rp17.514 pada Selasa (12/5) dan Rp17.496 pada Rabu (13/5).

Meski mata uang Garuda anjlok, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dirinya tetap optimistis terhadap fundamental ekonomi domestik. Menkeu meyakini bahwa di tengah gejolak nilai tukar saat ini, kondisi perekonomian Indonesia bakal tetap tumbuh kencang.

Di sisi lain, situasi ini memicu reaksi keras dari parlemen. DPR RI melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Gubernur BI Perry Warjiyo. Pihak legislatif menilai bank sentral kurang tanggap dalam meredam volatilitas dan menahan laju pelemahan nilai tukar rupiah yang kian menjauh dari asumsi makro.