Pemerintahan

Tinjau Pondok Bali, Bupati Subang Siapkan Penataan Kampung Nelayan Berbasis Budaya Lokal

×

Tinjau Pondok Bali, Bupati Subang Siapkan Penataan Kampung Nelayan Berbasis Budaya Lokal

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, meninjau langsung kawasan wisata Pantai Pondok Bali, Sabtu (2/5/2026), dalam rangka monitoring aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong optimalisasi potensi wisata Pantai Pondok Bali yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemerintah daerah menilai kawasan ini perlu direvitalisasi agar mampu menjadi penggerak ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Kang Rey menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan kawasan wisata tersebut agar lebih menarik dan kompetitif sebagai destinasi unggulan.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan PAD dari kawasan tersebut agar dapat dikembalikan untuk pengembangan Pantai Pondok Bali.

“Saya ingin mengembalikan PAD yang diberikan kepada Pemda, dari Pondok Bali ini untuk dikembalikan lagi ke Pondok Balinya, ke wisatanya,” jelasnya.

Sebagai bagian dari rencana penataan, Kang Rey menyampaikan akan membangun kawasan kampung nelayan dengan konsep bangunan yang seragam dan mengusung kebudayaan lokal, tanpa mengubah tata letak dasar kawasan yang sudah ada.

“Dalam waktu dekat, saya ingin membuat sebuah kampung nelayan di sini, di mana nanti warung-warungnya yang sekarang kumuh, kita akan rombak, akan kita seragamkan dengan bentuk-bentuk yang memang sesuai dengan kebudayaan kita,” paparnya.

Penataan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, terutama melalui sektor UMKM berbasis hasil laut.

“Sehingga nanti di Pondok Bali ini, warung-warung jajanan, warung-warung pinggir jalannya, akan kita tata bentuknya, kita samakan semua, agar punya daya tarik lagi untuk wisatawan datang lagi ke Pondok Bali,” ujarnya.

Selain memiliki potensi ekonomi, kawasan Pantai Pondok Bali dinilai memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa sebagai penyangga perekonomian daerah.

“Karena memang ini salah satu aset, yang bagi saya punya nilai ekonomi, kemudian nilai yang bisa kita tawarkan ke masyarakat,” tuturnya.

Di akhir kunjungan, Kang Rey menegaskan bahwa pengembangan kawasan wisata harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.

“Pantai Pondok Bali memiliki potensi besar di sektor ekonomi, maka ekosistem harus dijaga,” pungkasnya.