3. Bisnis Perhotelan
Mungkin tidak seperti bisnis percetakan dan konveksi yang selalu identik bakal laris manis di tahun politik, sektor perhotelan ternyata juga disebut mampu menuai berkah. Hal ini terjadi karena banyak parpol yang mengadakan konsolidasi internal atau berbagai persiapan jelang Pemilu 2024 di hotel-hotel, seperti dilansir CNBC Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Hariyadi Sukamdani selaku ketua Umum PHRI menjelaskan kalau Pemilu memberikan kontribusi hingga 20 hingga 30 persen terhadap bisnis hotel. Hanya saja, memang tak semua hotel bakal mengalami dampak positif ini, karena hanya hotel yang mampu menyediakan ruang meeting dalam ukurang besar hingga kamar relatif banyak bakal meraup cuan.
4. Bisnis Sablon
Tentu Sahabat Wirausaha bisa menebak kalau bisnis sablon adalah salah satu yang akan menebalkan pundi-pundi Rupiah mereka di tahun Pemilu 2024. Senada dengan konveksi dan percetakan, ada banyak alat peraga kampanye yang membutuhkan jasa sablon mulai dari mencetak kaos sesuai logo parpol, mencetak gelas, jam dinding sampai aneka peralatan rumah tangga lain dengan wajah si calon Presiden.
Bahkan produsen kaos-kaos sablon hingga spanduk disebut siap memanen berkah pesta demokrasi tahun depan. Elfianti, selaku produsen kaos sablon di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, kepada Tirto menyebutkan bahwa sudah ada tujuh parpol yang berencana memesan atribut politik padanya seperti Partai Demokrat, Nasdem, Gerindra, Golkar, PKB, dan tentunya parpol penguasa PDIP. Atas kondisi ini, Elfianti mengaku sudah merasakan peningkatan omzet di kisaran 15 persen.
5. Bisnis Katering
Semakin banyak massa yang nanti bakal dikumpulkan oleh setiap parpol dalam kampanye mereka, maka akan semakin banyak pula kebutuhan konsumsinya. Hal ini jelas jadi berkah tersendiri jika Sahabat Wirausaha menawarkan jasa katering. Pemesanan makanan dan minuman terhadap simpatisan parpol diprediksi bakal berjumlah cukup besar, sehingga diperlukan pengelolaan bisnis katering yang profesional.
Namun, ada baiknya jika Sahabat Wirausaha tidak terlalu menetapkan tarif kelewat tinggi karena persaingan dalam bisnis katering bakal ketat. Pastikan bahwa katering yang dikelola mampu memenuhi permintaan order dalam jumlah besar dan waktu singkat dengan harga kompetitif.