SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Memasuki hari ke-15 bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk terus memperbanyak doa dan memohon bimbingan kepada Allah SWT.
Doa pada hari kelima belas ini berisi permohonan agar dijauhkan dari perbuatan maksiat serta diberi kekuatan untuk senantiasa taat kepada-Nya.
Berikut bacaan doa hari ke-15 Ramadan:
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ وَاشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِيْ بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْنَ
Latin:
Allâhumma-rzuqnî fîhi ṭâ‘atal khâsyi‘în, wasyraḥ fîhi ṣadrî bi-inâbatil mukhbitîn bi-amânika yâ amânal khâifîn.
Artinya:
“Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini ketaatan orang-orang yang khusyuk. Lapangkanlah dadaku untuk kembali kepada-Mu sebagaimana kembalinya orang-orang yang tunduk dan taat, dengan perlindungan-Mu wahai pelindung orang-orang yang takut.”
Doa ini mengandung makna mendalam tentang pentingnya ketaatan yang dilandasi kekhusyukan. Seorang Muslim tidak hanya menjalankan ibadah secara lahiriah, tetapi juga menghadirkan hati yang tunduk dan penuh kesadaran akan kebesaran Allah SWT.
Selain itu, doa ini juga memohon kelapangan hati untuk kembali kepada Allah atau bertaubat. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak lepas dari kesalahan. Karena itu, Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Memasuki pertengahan Ramadan, umat Islam diingatkan untuk menjaga konsistensi ibadah, memperbanyak doa, serta meningkatkan kualitas ketakwaan.
Doa hari ke-15 ini menjadi pengingat bahwa ketenangan hati dan kekuatan dalam beribadah hanya dapat diperoleh dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.





