Ragam

Inilah Kesalahan Saat Bukber yang Sering Dianggap Sepele, Padahal Mengurangi Keberkahan

×

Inilah Kesalahan Saat Bukber yang Sering Dianggap Sepele, Padahal Mengurangi Keberkahan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Buka bersama atau bukber menjadi salah satu momen yang paling dinanti di bulan Ramadan.

Selain untuk menikmati hidangan berbuka, bukber juga menjadi ajang mempererat silaturahmi bersama keluarga, teman, dan rekan kerja.

Namun, tanpa disadari, ada beberapa kesalahan yang sering dianggap sepele saat bukber.

Padahal, kebiasaan tersebut bisa mengurangi nilai ibadah dan keberkahan Ramadan itu sendiri.

Inilah beberapa kesalahan yang sering terjadi saat bukber!

1. Terlalu Fokus pada Makanan
Bukber kadang berubah menjadi ajang “balas dendam” setelah seharian berpuasa. Padahal, Islam mengajarkan untuk berbuka secukupnya dan tidak berlebihan.

2. Melalaikan Salat Maghrib
Karena asyik makan dan mengobrol, sebagian orang menunda bahkan melupakan salat Maghrib di awal waktu. Ini tentu mengurangi keutamaan ibadah di bulan suci.

3. Pamer atau Berlebihan dalam Gaya Hidup
Memilih tempat mewah hanya demi gengsi atau sekadar konten media sosial bisa menggeser niat dari silaturahmi menjadi ajang pamer.

4. Bergunjing atau Membicarakan Orang Lain
Obrolan santai terkadang berubah menjadi gibah. Padahal, menjaga lisan adalah bagian penting dari ibadah puasa.

5. Kurang Memperhatikan Adab Berbuka
Seperti tidak membaca doa sebelum berbuka, tidak mendahulukan yang lebih tua, atau makan dengan tergesa-gesa tanpa mengingat sunnah.

6. Menyia-nyiakan Makanan
Memesan terlalu banyak hingga makanan terbuang sia-sia termasuk perbuatan yang tidak dianjurkan dalam Islam.

Bukber seharusnya menjadi momen penuh keberkahan, bukan sekadar acara makan bersama.

Dengan menjaga niat, adab, dan akhlak selama berbuka, insyaAllah kebersamaan tersebut tidak hanya mempererat hubungan sesama manusia, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mari jadikan setiap momen Ramadan sebagai ladang pahala, termasuk saat buka bersama.